Bukan Sekadar Buka Lomba, Wawali Astrid Turun ke Sungai dan Mancing Bareng Warga
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono (tengah) saat menjelaskan imbas wabah Corona terhadap wisata candi kepada wartawan, Jumat (13/3/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Wabah virus Corona benar-benar memukul sektor pariwisata di DIY. Selama tiga bulan terakhir, jumlah kunjungan wisatawan ke Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko turun 40,8%.
Oleh karenanya, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko akan terus berupaya untuk mendatangkan kunjungan wisatawan dengan beberapa strategi. Apalagi, dalam beberapa bulan ke depan, BUMN ini mengaku kesulitan mampu mendatangkan wisatawan asing ke destinasi. Hal itu terjadi karena banyaknya travel warning yang dikeluarkan oleh negara-negara.
"Bukan mereka (wisatawan asing) tidak punya uang, karena mereka menahan diri untuk tidak bepergian akibat wabah Corona ini. Tetapi kami harus terus menghidupkan destinasi," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).
Jika destinasi wisata runtuh, kata Tio, maka dampak yang ditimbulkan justru pada masyarakat di sekitarnya. Mulai jasa transportasi, jasa penginapan, UMKM dan jasa-jasa lainnya yang ditawarkan oleh masyarakat. Untuk tetap menghidupi destinasi wisata di Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, pihaknya segera melakukan switch target market dari wisatawan asing ke wisatawan domestik.
BUMN ini, kata Tio, mengincar sektor korporasi untuk melakukan kegiatan corporate gathering di destinasi agar ekonomi masyarakat di sekitar tetap berjalan. Selain korporasi, target kunjungan juga menyasar para pelajar untuk melakukan edukasi di sekitar destinasi. Mereka mengaku sudah bekerjasama dengan tiga kampus besar meliputi UGM, UNS dan Undip.
"Kami siapkan program junior arkeologi. Jadi pelajar masih bisa belajar meskipun di destinasi wisata. Kami juga menyiapkan beragam even dan meningkatkan atraksi," katanya.
Tio memastikan, destinasi wisata candi aman dikunjungi wisatawan. Pihaknya juga memberikan edukasi kepada pengunjung terkait masalah Corona, bagaimana bisa menghindari penyebarannya. "Kami juga dilengkapi dengan klinik yang siap melayani pengunjung yang sakit. Sektor pariwisata ini tetap harus bisa tetap kami hidupkan," katanya.
Direktur Pemasaran dan Pelayanan TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Hetty Herawati mengatakan revisi cuti bersama yang dilakukan oleh pemerintah pada tahun ini akan dimanfaatkan dengan maksimal untuk bisa menggaet wisatawan.
"Maret ini ada long weekend, dan pada bulan-bulan berikutnya. Kami akan mengoptimalkan jadwal liburan ini. Program-program yang reguler yang selama ini dilakukan tetap berjalan ditambah dengan pogram baru yang segera dilakukan," kata Hetty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.
Dato' Sri Tahir menyebut penunjukannya sebagai anggota Wantimpres Prabowo merupakan suatu kehormatan dan menyerahkan agenda kepada Pratikno.
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.