Lonjakan Pemudik Lebaran Terlihat di Bandara YIA
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Belanda Maxima saat tiba di komplek Candi Prambanan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Rabu (11/3/2020)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN - Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Belanda Maxima mengunjungi Candi Prambanan, Bokoharjo, Sleman setelah melakukan kunjungan dari kampung siber di Patehan Jogja, Rabu (11/3/2020) kemarin.
Raja dan Ratu Belanda tiba di komplek Candi Prambanan tiba pukul 16.45 WIB dengan pengawalan yang dilakukan oleh paspampres. Keduanya langsung masuk ke museum Prambanan dan awak media tidak diperkenankan untuk masuk. Awak media juga tidak bisa mewawancarai keduanya.
Berdasarkan pantauan Harian Jogja, Rabu (11/3/2020) sore, setelah melakukan kunjungan ke museum Prambanan, Raja dan Ratu Belanda yang memakai jas setelan panjang dan sang ratu menggunakan sebuah topi di kepalanya langsung menuju ke panggung Ramayana untuk menyaksikan sendratari Ramayana dengan durasi 30 menit.
Di akhir acara, keduanya mengapresiasi aksi pentas yang dilakukan oleh sejumlah pemuda. Bahkan, Raja Willem-Alexander sempat berkata "That is wonderful" kepada perwakilan lima penari.
General Manager (GM) PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Aryono Hendro M menyebutkan jika kunjungan raja dan ratu Belanda memang sudah dijadwalkan sejak jauh-jauh hari. "Rencana kunjungan sendiri dimulai dari museum Prambanan. Selanjutnya ke panggung Ramayana untuk menyaksikan pentas," ujar Aryono, Rabu (11/3/2020).
Rencana awal, lanjut Aryono, memang raja dan ratu akan berkeliling ke Candi Prambanan. Namun, karena keterbatasan waktu jadwal tersebut diurungkan karena memang cuaca juga cenderung mendung.
Aryono menjelaskan dengan hadirnya Raja dan Ratu Belanda menjadi harapan agar wisatawan kembali meningkat. Pasalnya, Aryono mengaku terdapat penurunan wisatawan mancanegara sekitar 35% dari jumlah kunjungan mencapai 300.000 dalam setahun
"Tak dimungkiri karena kasus virus Corona atau Covid-19 memang ada penurunan jumlah kunjungan wisata terutama wisatawan dari mancanegara. Harapannya, kedatangan raja dan ratu bisa meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisatawan mancanegara," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) melonjak hingga 81% dibanding 2021, seiring peningkatan pemudik jelang Lebaran 2022.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta