Kunjungan Raja & Ratu Belanda Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisata ke Candi Prambanan

Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Belanda Maxima saat tiba di komplek Candi Prambanan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Rabu (11/3/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
12 Maret 2020 11:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Belanda Maxima mengunjungi Candi Prambanan, Bokoharjo, Sleman setelah melakukan kunjungan dari kampung siber di Patehan Jogja, Rabu (11/3/2020) kemarin.

Raja dan Ratu Belanda tiba di komplek Candi Prambanan tiba pukul 16.45 WIB dengan pengawalan yang dilakukan oleh paspampres. Keduanya langsung masuk ke museum Prambanan dan awak media tidak diperkenankan untuk masuk. Awak media juga tidak bisa mewawancarai keduanya.

Berdasarkan pantauan Harian Jogja, Rabu (11/3/2020) sore, setelah melakukan kunjungan ke museum Prambanan, Raja dan Ratu Belanda yang memakai jas setelan panjang dan sang ratu menggunakan sebuah topi di kepalanya langsung menuju ke panggung Ramayana untuk menyaksikan sendratari Ramayana dengan durasi 30 menit.

Di akhir acara, keduanya mengapresiasi aksi pentas yang dilakukan oleh sejumlah pemuda. Bahkan, Raja Willem-Alexander sempat berkata "That is wonderful" kepada perwakilan lima penari.

General Manager (GM) PT Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan, Aryono Hendro M menyebutkan jika kunjungan raja dan ratu Belanda memang sudah dijadwalkan sejak jauh-jauh hari. "Rencana kunjungan sendiri dimulai dari museum Prambanan. Selanjutnya ke panggung Ramayana untuk menyaksikan pentas," ujar Aryono, Rabu (11/3/2020).

Rencana awal, lanjut Aryono, memang raja dan ratu akan berkeliling ke Candi Prambanan. Namun, karena keterbatasan waktu jadwal tersebut diurungkan karena memang cuaca juga cenderung mendung.

Aryono menjelaskan dengan hadirnya Raja dan Ratu Belanda menjadi harapan agar wisatawan kembali meningkat. Pasalnya, Aryono mengaku terdapat penurunan wisatawan mancanegara sekitar 35% dari jumlah kunjungan mencapai 300.000 dalam setahun

"Tak dimungkiri karena kasus virus Corona atau Covid-19 memang ada penurunan jumlah kunjungan wisata terutama wisatawan dari mancanegara. Harapannya, kedatangan raja dan ratu bisa meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisatawan mancanegara," tutupnya.