Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN- Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menuturkan dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang sebelumnya dirawat di RSUP Dr. Sardjito telah pulang pada Rabu (18/3/2020) malam.
Saat ini, tersisa tujuh PDP yang terdiri dari dua pasien positif Covid-19 dan lima pasien menunggu hasil lab.
"Yang dua sudah pulang, itu orang tua [balita] yang positif, karena hasilnya negatif," kata Banu ketika dihubungi Harianjogja.com melalui sambungan telepon, Kamis (19/3/2020).
Sementara itu, balita berusia tiga tahun yang merupakan kasus positif pertama di DIY itu masih dirawat. Namun, kata Banu, ia sudah dicek sebanyak dua kali dan hasilnya negatif. Balita itu masih harus menjalani satu kali lagi pengecekan spesimen di laboratorium untuk benar-benar dinyatakan negatif.
Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) DIY, dr. Darwito menegaskan akan mendukung penuh kebijakan Pemda DIY yang meminta semua RS di DIY untuk siap menangani Covid-19. Menurutnya, PERSI harus bergandeng-tangan melakukan upaya pengendalian infeksi ini.
"Prinsipnya jangan sampai ada rumah sakit yang menolak pasien, minimal untuk screening dan mitigasi," kata Darwito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.
WhatsApp luncurkan fitur kirim foto terbaru di iPhone tanpa tutup ruang chat. Simak tampilan menu Recents baru khusus pengguna iOS.
Liverpool dan Adidas meluncurkan jersey kandang musim 2026/2027 bernuansa retro era juara liga 1989-90 dengan teknologi CLIMACOOL+.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.