Sepekan Dikelola KAI Commuter, Penumpang KA Bandara YIA Capai 8.000 per Hari
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Foto ilustrasi campak. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja mencatat tren penurunan signifikan kasus campak pada awal 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja memastikan seluruh pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif kini telah dinyatakan sembuh total.
Ketua Tim Kerja Surveilans PD SIK Dinkes Kota Jogja, Solikhin Dwi R, menjelaskan penularan campak tetap perlu diwaspadai karena dapat terjadi melalui droplet atau percikan cairan saat penderita berbicara, batuk, maupun bersin. Masa inkubasi virus ini berkisar 10 hingga 14 hari dengan gejala awal umumnya berupa demam.
“Hingga Maret 2026, tercatat tujuh kasus positif campak dari total 60 kasus suspek. Seluruh pasien telah sembuh,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 13 kasus positif. Penurunan juga terlihat dari insidensi per 100.000 penduduk yang terus membaik dalam tiga tahun terakhir, yakni 4,12 pada 2024, 3,46 pada 2025, dan 1,86 pada triwulan pertama 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah, menyebutkan kasus campak tahun ini tersebar tanpa pola tertentu.
“Kasus campak tahun 2026 sebanyak tujuh kasus dan menyebar tanpa pola tertentu. Insidensi per 100.000 penduduk juga menunjukkan penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir,” jelasnya.
Ia menegaskan, tidak adanya keterkaitan epidemiologis antar kasus membuat kondisi tersebut belum memenuhi kriteria Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Tidak ada hubungan epidemiologi antar kasus, sehingga belum masuk kategori KLB,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.