Jadwal SIM Gunungkidul Rabu 16 September 2026 di Sambipitu Patuk
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIM Keliling, SIMMADE hingga layanan malam. Simak lokasi dan syaratnya.
Penumpang tiba di LAX dari Shanghai, China, setelah adanya kasus positif coronavirus diumumkan di pinggiran Orange County, Los Angeles, California, AS, 26 Januari 2020. - REUTERS / Ringo Chiu
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus pasien positif Corona (covid-19) di DIY melonjak dari enam kasus menjadi 18 kasus.
Sebanyak 18 kasus pasien positif Corona itu diupdate oleh Pemda dIY per Rabu (25/3/2020). Sebanyak tiga di antaranya meninggal dunia, satu sembuh dan 14 lainnya kini dirawat di sejumlah RS di DIY.
Pemda menjelaskan alasan lonjakan jumlah kasus positif tersebut. Kabag Humas Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji mengatakan lonjakan kasus itu merupakan akumulasi dari kasus sebelumnya yang belum keluar hasil uji laboratoriumnya.
"Bahwa lonjakan angka hari ini merupakan akumulasi uji laboratorium sebelumnya yang belum keluar. Seperti diketahui BBTKLPP [Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit] sempat mengalami kekosongan primer yang menjadi salah satu bahan baku uji PCR, tetapi saat ini sudah normal tidak ada kendala," katanya, Rabu (25/3/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIM Keliling, SIMMADE hingga layanan malam. Simak lokasi dan syaratnya.
Monumen Paku Bumi mulai dibangun di Simpang Bayeman, Kota Magelang. Tingginya 15 meter dan ditargetkan rampung sebelum akhir 2026.
Sembilan bank sampah aktif tersebar di setiap RW Gunungketur, Pakualaman, untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
IHSG menguat 0,40 persen ke 6.462,43 saat pasar mencermati respons BI setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 bps.
Polresta Sleman menyiapkan gelar perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak untuk menentukan peningkatan kasus ke tahap penyidikan.
Warga Kalibawang mendukung rencana RSUD di utara Kulonprogo dan siap melepas lahan dengan syarat UGR wajar serta tenaga kerja lokal dilibatkan.