BULOG Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Sejumlah 3.118 Ton, Jamin Akses Pangan
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Zahrul Mufrodi (tiga dari kiri) saat menyerahkan bantual dari UAD./Istimewa-UAD
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta langsung gerak cepat dalam menyikapi pandemi Covid-19 yang semakin meluas. UAD langsung mendistribusikan 1,5 ton beras dan ratusan botol hand sanitizer ke masyarakat.
Kondisi pandemi inilah yang telah menyentuh rasa keprihatinan segenap civitas akademika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Otoritas kampus kemudian menggerakkan civitas akademika untuk berbagi kepada sesama dalam mencegah Covid-19 agar tidak semakin meluas dan berdampak kepada masyarakat.
Sebagai bentuk respons tersebut, UAD membentuk Satgas Covid-19 UAD yang diketuai oleh Barkah Djaka Purwanto untuk menangani penyebaran Covid-19 di internal kampus. Selain itu UAD juga membentuk UAD Peduli yang diketuai oleh Zahrul Mufrodi.
Menurut Ketua UAD Peduli, Zahrul Mufrodi, kegiatan UAD Peduli fokus begerak di bidang kemanusiaan melalui kegiatan penggalangan donasi beras dosen dan karyawan UAD. Beras tersebut nantinya diberikan kepada para mustahik/fakir miskin (buruh dengan upah harian yang terdampak pandemi Covid-19).
Zahrul mengatakan kegiatan lainnya yakni penggalangan donasi untuk memproduksi handsanitizer, disinfektan, sabun cuci tangan dan pengadaan masker. “Meskipun saat ini bahan baku untuk membuat handsanitizer cukup langka di pasaran, tim UAD Peduli tidak pantang menyerah. Dalam produksi pertama berhasil membuat 800 botol hand sanitizer yang di pasaran stoknya saat ini cukup terbatas bahkan banyak yang kosong,” ujar Zahrul dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Kamis (26/03/2020).
Menurut Zahrul, berkat kerja sama dan kolaborasi segenap tim UAD Peduli dalam penggalangan dan proses produksi berhasil merealisasikan hand sanitizer. “Proses pembuatan ini khususunya disuport oleh tim hebat dari Farmasi dan Teknik Kimia UAD,” imbuh Zahrul.
Dia menambahkan penyerahan 1,5 ton beras dan 300 botol hand sanitzer telah diserahkan secara simbolis di Kampus 1 UAD pada Kamis ini.
Beras dan hand sanitizer diserahkan oleh UAD yang diwakili Ketua tim UAD Peduli Dr. Zahrul Mufrodi kepada unsur Muhammadiyah yang diwakili oleh Dede Haris Jumantoro, SE. MM yang disaksikan oleh ketua Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) DIY Purwadi dan ketua Lazismu DIY Cahyono.
Selanjutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan minim akses. Hal ini sejalan dengan tagline yang selalu digaungkan oleh Rektor UAD bahwa UAD harus migunani tumraping liyan. Kegiatan awal ini rencananya akan dilanjurkan di kesempatan yang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.