PMI DIY Kirim 6 Personel Bantu Korban Gempa di NTT
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN--Bupati Sleman Sri Purnomo memerintahkan agar pendatang atau perantau yang pulang ke Sleman untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Warga juga diminta menghindari kontak erat dengan para pendatang tersebut sebelum masa karantina selesai.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sleman No.493/00864 yang ditandatangani pada Jumat (27/3). Dalam SE tersebut, bupati terus berupaya untuk mengantisipasi dan meminimalkan potensi risiko penularan Covid-19 di Bumi Sembada.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memantau warga yang datang ke wilayah Sleman dari luar wilayah DIY dan atau warga Sleman yang pulang/datang dari luar DlY. "Kami minta bantuan dan kerja sama dari seluruh Camat, Kepala Desa, Dukuh, Ketua RW, dan Ketua RT se-Sleman untuk melaksanakan pendataan dan pengawasan di lingkungan masing-masing," kata Sri Purnomo, Jumat.
Para kepala dusun bersama ketua RW dan ketua RT, diminta mendata warga pendatang dari luar wilayah DIY dan warga Sleman yang pulang dari luar wilayah DIY, terutama dari daerah terjangkit Covid-19.
Mereka diminta tidak beraktivitas di luar rumah untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari. "Apabila yang bersangkutan merasakan gejala ISPA seperti demam, flu, batuk, sakit tenggorokan, sesak nafas dan gejala sakit lainnya agar segera memeriksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat lainnya," kata Bupati.
Warga pendatang dari luar wilayah DIY serta yang pulang atau datang dari luar wilayah DlY, juga diminta untuk mengisi kuisioner yang telah disiapkan, mulai dari identitas diri, lama tinggal di Sleman, rumah yang dikunjungi dan lainnya. Hasil pendataan tersebut kemudian dilaporkan ke kepala desa.
"Warga kami juga imbau agar menghindari kontak erat dengan dengan warga pendatang dari luar DIY atau warga Sleman yang pulang dari luar DlY sebelum berakhir masa 14 hari karantina," kata Sri.
Para kepala desa juga diminta terus menyosialisasikan kepada kepala dusun, ketua RW, ketua RT dan masyarakat di wilayah masing-masing terkait dengan pelaksanaan SE tersebut.
Puskesmas juga diminta sesegera mungkin melakukan penanganan setelah menerima laporan dari kepala dusun atau ketua RT. "Camat kami minta terus berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam), melaporkan secara tertulis warga pendatang dari luar DIY dan warga Sleman yang pulang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI DIY mengirim enam personel ke Kabupaten Manggarai, NTT, untuk memberikan layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan promosi kesehatan.
Napoli gagal mempertahankan keunggulan atas Fiorentina dan harus puas bermain 1-1 pada pekan kelima Liga Italia 2026/27.
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.