Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam kegiatan panen raya padi di Bulak Jabung, Pandowoharjo, Rabu (1/4/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN– Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan ketersediaan beras di wilayah Sleman mencukupi hingga enam bulan ke depan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam kegiatan panen raya padi di Bulak Jabung, Pandowoharjo, Rabu (1/4/2020).
Menurut Sri, dengan produktivitas 57,25 kuintal per-hektar dalam luas 7.576 hektar lahan pertanian saat ini hal itu dapat menambah ketersediaan beras sejumlah 27.766 ton. "Ini dapat dipastikan cukup untuk ketersediaan hingga enam bulan ke depan," kata Sri usai kegiatan panen raya, Rabu.
Sri menjelaskan produktivitas panen padi di Sleman ditunjang oleh sistem panen menggunakan mesin padi (combine harvester). Penggunaan mesin ini dinilai dapat menekan biaya yang dikeluarkan oleh petani jika dibandingkan panen padi secara manual.
"Dengan mesin tersebut, maka proses panen padi bisa lebih cepat sehingga petani dapat lebih cepat pula memulai masa tanam berikutnya," katanya.
Sri juga menghimbau agar masyarakat tidak menimbun atau membeli beras dan kebutuhan lainnya secara berlebihan. Hal itu untuk mencegah terjadinya punic buying yang tidak perlu terjadi.
"Ketersediaan pangan sangat mencukupi. Setelah masa panen saat ini masih ada masa panen kedua dan itu sangat mencukupi kebutuhan masyarakat bahkan bisa mensupplay daerah lain," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Heru Saptono mengatakan ketersediaan komoditas pangan yang masih mengalami surplus sampai dengan akhir April 2020 yaitu beras sebanyak 39.377 ton, cabai 222 ton, daging ayam 5.576 ton, telur 494 ton dan ikan sebanyak 4.916 ton.
Untuk saat ini, ketersediaan gabah dan beras di Gapoktan Sidomulyo Godean sebanyak 47 ton gabah dan 30 ton beras. Kemudian di Gapoktan Pandowoharjo tersedia 10 gabah dan 2,5 ton beras. Sedangkan di Jogotirto Berbah tersedia 47 ton gabah dan 25 ton beras. "Masa panen saat ini berasal dari masa tanam periode Desember-Maret," katanya.
Seorang petani di bulak Jabung, Desa Pandowoharjo, Karno menjelaskan, dalam satu tahun ini petani menerapkan dua kali tanam padi dan satu kali palawija. Beberapa hari terakhir, katanya, di area persawahan lain terjadi serangan hama wereng. "Beruntung kami sudah memasuki masa panen, sehingga bisa langsung memanen tanpa terpengaruhi hama wereng," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.