Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Foto dari bentuk tiga dimensi model Virus Corona./Reuters- Dado Ruvic
Harianjogja.com, BANTUL—Pasien yang positif terinfeksi virus Corona penyebab penyakit Covid-19 di Bantul kembali meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia tersebut adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemda DIY yang bertugas di salah satu rumah sakit di Bantul.
“Hari ini ada laporan dari PKU Muhammadiyah Bantul bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia. Pasien atas nama Th, 53 tahun, laki-laki,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, Senin (5/4/2020).
Th meninggal di PKU Muhammadiyah Bantul pada Senin ini sekitar pukul 06.00 WIB. Sebelum dirawat di PKU Bantul, Th sudah menjalani perawatan di Respira sejak 20 Maret lalu, kemudian baru dirujuk ke PKU Muhammadiyah Bantul pada 29 Maret.
Sri Wahyu mengatakan meski Respira bukan rumah sakit rujukan pasien Covid-19, rumah sakit di bawah kewenangan Dinas Kesehatan DIY tersebut mampu merawat Th sehingga pasien tidak dirujuk. Respira, kata Sri Wahyu, kala itu, memenuhi standar pelayanan dari sisi fasilitas dan SDM untuk merawat pasien Covid-19.
Namun, secara administrasi, pembiayaan semua pengobatan pasien itu tidak akan ditanggung pemerintah karena tidak dirawat di rumah sakit rujukan yang sudah ditunjuk pemerintah.
Menurut Sri Wahyu, selain meninggal karena Covid, Th juga memiliki riwayat penyakit penyerta, “Penyakit komorbid atau penyakit kronis penyerta adalah diabetes mellitus,” ujar Sri Wahyu.
Sehari sebelumnya, pasien positif Covid asal Kecamatan Kasihan Bantul yang dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih juga meninggal dunia pada Minggu (5/4/2020) pagi. Pasien atas nama AH, 71, tersebut meninggal dunia, sekitar pukul 04.00 WIB.
AH juga sudah mempunyai penyakit kronis yang berat, yakni gagal ginjal dan lekeumia. Dia diduga terinfeksi Corona setelah pulang berobat dari Singapura.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.