Jadwal KA Bandara YIA 2026 Lengkap, Anti Telat ke Bandara
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Waka Abdimas Lingkungan Hidup Kwarda DIY, Krido Suprayitno (empat dari kanan) dan Lurah Pasar Stan Maguwoharjo Kasidi (dua dari kiri) usai aksi sosial di Pasar Stan, Minggu (13/4/2020.Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Memperingati Hari Bapak Pramuka Indonesia, Kwarda Gerakan Pramuka DIY menggelar aksi gotong-royong kesiapsiagaan menghadapi Covid-19. Sasaran gerakan ini adalah pasar-pasar tradisional salah satunya di Pasar Stan Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Waka Abdimas Lingkungan Hidup Kwarda DIY, Krido Suprayitno mengatakan aksi gotong-royong dilakukan di beberapa pasar tradisional yang lokasinya strategis di daerah pinggiran. Pasar yang berlokasi di daerah perbatasan dinilai lebih heterogen karena banyak dikunjungi dari berbagai wilayah.
"Dalam aksi ini kami membagikan masker dan hand sanitizer kepada pedagang dan pengunjung, penyemprotan disinfektan di lingkungan pasar serta penyebaran pamflet sebagai media komunikasi, informasi, dan edukasi [KIE] terkait pandemi Covid-19," katanya, melalui keterangan pers, Senin (13/4/2020).
Edukasi KIE yang disampaikan terkait physical distancing, penggunaan masker hingga dorongan agar warga menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Kegiatan ini kami gelar secara gotong royong ini selama satu bulan. Mulai 12 April hingga 12 Mei. Yang terlibat dari berbagai unsur meliputi Kwaran, Kwarcab, maupun Kwarda," katanya.
Dia menjelaskan, aksi gotong-royong selaras yang dilakukan Gerakan Pramuka sesuai dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung selama ini. Apalagi, katanya, gerakan Pramuka merupakan bagian komponen penanggulangan bencana. "Termasuk dengan darurat Covid-19. Sebagai komponen kami bergerak tanpa instruksi, kami lakukan bakti masyarakat menghadapi pandemi Covid-19," katanya.
Sementara, Lurah Pasar Stan Maguwoharjo Kasidi mengatakan pihaknya juga menerima tiga fasilitas untuk cuci tangan. Ketiga fasilitas cuci tangan tersebut akan dipasang di pintu-pintu masuk pasar baik di sisi timur, barat dan sisi selatan.
"Di sini jam buka pagi dan sore. Masih sangat ramai meskipun ada pandemi Covid-19. Namun kami terus mengingatkan agar pedagang dan pengunjung tetap waspada. Pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," katanya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.