Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Masker bernama IIMASK dengan membran ultrafiltrasi yang tengah dikembangkan alumnus dan dosen UGM./Ist-Dok. Tutik Sriani
Harianjogja.com, SLEMAN - Anjuran pemerintah terkait penggunaan masker untuk semua orang membuat kebutuhan masker semakin meningkat. Untuk memenuhi kebutuhan itu, alumni dan dosen UGM bekerjasama mengembangkan masker pakai ulang.
Masker yang dinamai IIMASK itu menggunakan dua lapis kain yang dilengkapi dengan membran ultrafiltrasi yang memiliki kerapatan pori kurang dari 100 nanometer. Dengan kerapatan tersebut, diharapkan penularan virus dan bakteri bisa dicegah.
Tim pengembangnya ialah Tutik Sriani dan Gunawan Setua Prihandana sebagai alumni UGM serta pengajar Teknik Mesin UGM, Muslim Maharadika. "Kami membuat masker ini sebagai alternatif bagi masyarakat menghadapi kelangkaan masker di pasaran," kata Tutik pada Sabtu (18/4/2020).
Menurutnya, meski masker ini dikembangkan dengan pori-pori yang cukup rapat, namun akan tetap memberikan rasa nyaman bagi pemakainya. Pengguna tidak akan kesulitan bernafas atau timbul rasa panas saat memakainya.
Lapisan membran masker ini juga bersifat tahan air sehingga dapat menahan percikan droplet. Setelah digunakan, membran ini dapat dicuci ulang dan dipakai berulang kali. "Insert membran ini bisa dipakai berulang dan memberikan proteksi hingga dua minggu," kata Tutik.
Membran ini diproduksi secara mandiri di Sardonoharjo, Sleman. "Sebulan kita produksi 3.000 lembar insert," kata Tutik. Untuk produksi maskernya ia turut menggandeng penjahit lokal.
Menurut Tutik, penggunaan masker pakai ulang ini tak hanya dapat berfungsi sebagai alat proteksi diri, melainkan juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah medis di masa pandemi Covid-19 ini.
Sementara itu, Muslim menambahkan saat ini Fakultas Teknik UGM telah memesan sekitar 400 unit untuk dibagikan secara cuma-cuma ke masyarakat dan rumah sakit di Kota Jogja melalui program pengabdian masyarakat Fakultas Teknik UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Gula aren memang lebih alami, tetapi tetap bisa memicu kenaikan gula darah dan kalori jika dikonsumsi berlebihan.
Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik resmi dijual mulai Rp300 ribu dengan kapasitas GBK terbatas.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.