Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Bantuan RDT dan APD dari pusat mulai berdatangan dan diterima Pemda DIY di kantor BPBD DIY, Sabtu (28/3/2020)/Ist
Harianjogja.com, BANTUL – Enam orang tanpa gejala [OTG] dinyatakan positif setelah menjalani rapid test untuk screening awal Covid-19. Namun, hasil tersebut masih perlu diuji lagi validitasnya dengan menggunakan tes swab. Belum dapat dipastikan kapan hasil tes swab itu keluar.
Di tengah keterbatasan alat rapid test, Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Bantul terus menggencarkan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang punya potensi terinfeksi. Ketua Gugus Tugas, Sri Joko Wahyu Santoso mengklaim sudah ada 600 yang menjalani rapid test. Dari tes tersebut, enam orang tanpa gejala [OTG] dinyatakan positif.
Keenam OTG tersebut, kata Oky semuanya merupakan orang yang berinteraksi langsung dengan pasien positif. Soal latar belakang dan riwayat perjalanan keenam orang itu, Oky menolak menjelaskan kepada wartawan karena alasan keamanan.
“Maaf, untuk keamanan, saya tidak bisa menyampaikan. Kita tahu kondisi masyarakat kan?”, katanya Oky menolak.
Hanya saja, hasil tes itu belum dapat dinyatakan sebagai diagnosa positif terinfeksi Covid – 19. Maka perlu dilakukan uji selanjutnya agar mampu didapatkan hasil pemeriksaan yang lebih valid. Sebab menurut pria yang kerap disapa Dokter Oky itu, cara untuk menetapkan seseorang positif Covid – 19 adalah dengan tes swab, bukan hanya rapid tes.
“Positif rapid test bukan menyatakan diagnosa Covid – 19,” katanya kepada Harian Jogja, Sabtu (18/4/2020).
Dari enam OTG tadi, ada dua yang sudah menjalani tes swab. Ketika ditanya kapan hasilnya keluar, Oky belum bisa memberi jawaban pasti. Pasalnya, kecepatan pemeriksaan tes bergantung dari jumlah antrian di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit [BBTKLPP] Yogyakarta.
Oky melanjutkan bahwa sejauh ini alat rapid test yang dipakai berasal dari Pemerintah Pusat. Saat ini pun sedang dalam proses pengadaan kembali dari sana. Prioritas pemeriksaan, kata Oky diperuntukkan kepada tenaga kesehatan yang bersinggungan langsung dengan pasien positif, pasien dalam pemantuan [PDP], dan juga OTG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Apindo meminta kewajiban sertifikasi halal 18 Oktober 2026 ditunda karena ekosistem industri dan rantai pasok dinilai belum siap.
209 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Peoples’ Conservation Summit 2026 di UGM melahirkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia dan 13 tuntutan perubahan arah konservasi.
Menaker Yassierli menargetkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan rampung akhir Oktober 2026, dengan perhatian pada pekerja sektor informal.
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.