IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
ilustrasi. /Reuters-Ina Fassbender
Harianjogja.com, BANTUL – Hari pertama bulan Ramadan Jumat (24/4/2020), halaman depan Pasar Bantul terpantau ramai. Banyak orang yang berjualan hidangan berbuka atau takjil. Begitu juga dengan para pembelinya.
Sebagian dari mereka masih belum mengindahkan aturan pembatasan fisik atau physical distancing. Ada pula pembeli yang bahkan tidak pakai masker.
Tim gabungan yang terdiri dari SATPOL PP, Kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan pun melakukan operasi simpatik di beberapa titik keramaian, termasuk di halaman Pasar Bantul. Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Bantul, Hendro Cahyono mengatakan para pedagang dan pembeli masih belum mengindahkan aturan pembatasan fisik.
Jelang berbuka, katanya, jalan-jalan mulai ramai karena banyak orang yang keluar rumah untuk beli takjil. Ia memprediksi untuk beberapa hari mendatang, keramaian tersebut justru akan meningkat.
“Ini baru hari pertama. Mungkin besok-besok akan semakin ramai lagi,” katanya ketika ditemui di halaman Pasar Bantul.
Reni Hikmah, salah seorang warga setempat mengakui sedikit takut tertular Covid – 19. Hanya saja, ia memilih tetap keluar rumah untuk membeli takjil. Kondisi tersebut jelas mengkhawatirkan bagi orang di sekitarnya. Apalagi ia dan beberapa warga lainnya pergi tanpa menggunakan masker.
“Saya lupa bawa masker,” katanya.
Sejauh ini, belum ada larangan bagi masyarakat untuk berdagang hidangan takjil. Kepastian tersebut disampaikan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis. Ia mengatakan belum ada larangan maupun himbauan resmi dari pemerintah. Tidak ada larangan bagi masyarakat yang ingin berjualan takjil. Hal sama juga berlaku untuk masyarakat yang ingin belanja hidangan berbuka.
Namun, Helmi mengharapkan agar para pedagang dan pembeli harus tetap menjaga jarak dua meter. Khusus pedagang, wajib menyiapkan pensanitasi tangan dan memastikan barang dagangannya dalam kondisi bersih.
“Boleh berjualan. Tapi, harapan kita jika mereka berjualan harus tetap menjaga jarak,” katanya kepada Harian Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.