6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, SLEMAN—Guna menekan harga gula yang terus merangkak naik, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman menggelar operasi pasar (OP) di wilayah pinggiran Sleman. Dalam OP itu, warga dibatasi hanya boleh membeli maksimal dua kilogram gula.
OP digelar di kantor masing-masing kecamatan. Untuk Kecamatan Tempel digelar pada Rabu (29/4) mulai pukul 13.00. Adapun Kamis (39/4) digelar di Pakem, Minggir, Moyudan, Turi dan Seyegan mulai pukul 09.00 WIB.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman Kurnia Astuti mengatakan setelah OP pertama digelar di sekitar Pemkab, kini dinasnya menggelar OP kedua di wilayah pinggiran, mulai dari Sleman sisi utara maupun sisi barat.
Pada OP kedua ini, terdapat enam kecamatan yang menjadi sasaran. Masing-masing adalah Kecamatan Pakem, Tempel, Turi, Seyegan, Minggir dan Moyudan. “Untuk lokasinya, ada di masing-masing kantor kecamatan,” ucap dia, Rabu (29/4/2020).
Dia menjelaskan OP digelar di wilayah pinggiran, selain untuk membuka aksesibilitas warga terdampak Covid-19 juga bertujuan untuk pemerataan. Jika tahap pertama Disperindag menyediakan 1,5 ton gula, maka pada tahap kedua ini jumlah gula yang disediakan sebanyak dua ton untuk enam kecamatan.
Dijelaskan Kurnia, harga gula saat ini masih jauh di atas harga eceran tertinggi (HET). Meskipun mengalami penurunan dari sekitar Rp19.000 per kilogram menjadi Rp16.000 per kilogram, harga gula masih dinilai tinggi. "Selama OP berlangsung, harga jual hanya Rp12.500 sesuai HET. Warga maksimal hanya bisa membeli dua kilogram saja," katanya.
Disinggung soal OP untuk wilayah Sleman Timur, Kurnia mengatakan demi aspek pemerataan wilayah Sleman juga akan menjadi sasaran OP. Mulai dari Prambanan, Kalasan dan Berbah hingga Ngemplak dan Cangkringan juga menjadi sasaran OP pada tahap ketiga. "Kami masih mengagendakan kerja sama dengan Bulog," katanya.
Kepala Bidang Perdangangan dalam Negeri, Disperindag DIY, Yanto Aprianto mengatakan OP gula kristal putih yang digelar bersama Bulog dijual sesuai HET. Diharapkan dengan OP tersebut, harga kembali normal. Selain di Sleman, OP juga digelar di Kulonprogo, Kota Jogja dan Gunungkidul. Masing-masing mendapat jatah 1,5 ton. "Kami juga memasok ke toko Segoro Amarto dengan harga jual Rp12.500 per kilogram maksimal pembelian dua kilogram," katanya
Terkait dengan dengan PT Madu Baru, kata dia, saat ini sudah proses pendistribusian sebanyak 10.000 ton dari pabrik yang biasa dikenal dengan sebutan Madukismo itu. Tak hanya itu, koperasi di perusahaan tersebut juga menggelar operasi pasar dengan menjual gula juga dengan harga sesuai HET (Rp12.500 per kilogram). Hanya maksimal pembelian empat kilogram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.