Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-- Hari ini, Selasa (5/5/2020) seluruh wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan tidak akan turun hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan prakiraan cuaca di lima wilayah di DIY meliputi Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul hari ini bervariasi namun nyaris serupa.
Pada pagi hari, seluruh wilayah itu diperkirakan cerah berawan.
Pada siang hari hingga malam hari, kelima wilayah diperkirakan berawan.
Pada dini hari, Kota Jogja, Bantul dan Sleman diperkirakan berawan tebal sedangkan Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 90%.
BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang mencapai 2,5 hingga 4 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
BNN menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari MV Ocean Porter yang diperkirakan berpotensi berdampak pada 14,1 juta jiwa.
Dua gajah sumatera Deo dan Sinta tiba di Tabang Zoo setelah menempuh perjalanan lima hari dari Gembira Loka Zoo Jogja.
Kokap Kulonprogo mengandalkan potensi lokal, Kopi Roro, Waduk Sermo, dan padat karya untuk membuka peluang ekonomi masyarakat.
Impor tanaman hias Indonesia mencapai Rp18 triliun pada 2025. ASA Indonesia mendorong petani lokal meningkatkan produksi aglaonema.
KAI menghadapi persoalan pembebasan lahan dalam pembangunan jalur kereta baru di Sumatra, Kalimantan, dan Bali.