Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Mendekati pertengahan bulan Mei, hujan diperkirakan masih akan terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan empat wilayah di DIY hujan pada Rabu (12/5/2020) yakni Kota Jogja, Sleman, Bantul dan Gunungkidul. Hanya Kulonprogo yang diperkirakan bebas dari hujan.
Adapun rinciannya Kota Jogja diperkirakan pagi cerah berawan, siang hujan ringan, malam cerah berawan dan dini hari berawan.
Sleman diperkirakan pagi berawan, siang hujan ringan hingga malam, sedangkan dini hari berawan.
Bantul diperkirakan pagi cerah berawan, siang hujan ringan, malam cerah berawan dan dini hari berawan.
Gunungkidul diperkirakan pagi cerah berawan, siang hujan lokal, malam hujan ringan dan dini hari berawan.
Adapun Kulonprogo diperkirakan pagi berawan hingga siang, malam hari cerah berawan dan dini hari berawan.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 23 hingga 33 derajat celcius dengan kelembaban 60-90%
Gelombang tinggi pantai selatan DIY masih perlu diwaspadai sebab ketinggian mencapai 2 hingga 3 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Ekonom menilai pengembangan biofuel generasi kedua pasca-B50 menghadapi tantangan pembiayaan, bahan baku, teknologi, dan kepastian kebijakan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.