Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X Berbicara soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. /Ist-Youtube Humas Jogja
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Jogja Sri Sultan HB X kembali menyapa masyarakat melalui Sultan Menyapa #6, berjudul Membuka Misteri Ilahi, Menggapai keberkahan.
Dalam edisi kali ini, Sri Sultan HB X menyampaikan bagaimana dalam kondisi pandemi covid-19, kita mampu menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya masih merupakan misteri Ilahi.
Menurutnya, di balik apa yang sedang menimpa masyarakat saat ini, terdapat hikmah dari Yang Maha Kuasa, yakni berupa ilmu pengetahuan medis. “Kini kita bisa membaca teks alami yang selama ini masih misteri. Mereka yang awam pun muncul kreativitasnya untuk bertahan hidup,” ujarnya.
Di samping itu, dengan kondisi saat ini, kita juga semakin sadar pada lingkungan tempat ita hidup, lebih peduli pada sesame manusia melintasi batas negara, agaman, ras dan perbedaan lainnya yang dulu memisahkan manusia. “Perbedaan dimana kita dulu terpenjara di dalamnya,” katanya.
Keberhasilan kita dalam melawan Covid-19 ditentukan dari bagaimana ikhtiar dari diri kita masing-masing untuk bersama berupaya memutus rantai penyebaran covid-19. Sejumlah upaya yang telah dilakukan mulai dari menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi medis, diiringi kebiasaan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.
Meski demikian upaya itu masih belum cukup. Keberhasilan hanya bisa dicapai jika kita dapat menghambat merambatnya virus melalui transmisi lokal dengan cara isolasi lokal pula. “Saya yakin jika semua ikhtiar itu didukung dengan semangat saiyeg saeka kapti dengan menajamkan naluri dan mengasihi sesame,” ujarnya.
Dengan ikhtiar yang kuat, selalu ada harapan untuk berhasil mengatasi pandemi covid-19. Meski perjuangan masih panjang lanjutnya, masa depan bak biru Nirmala akan menjelang tiba. Kita harus yakin masa depan yang cerah akan datang, dimana kita bisa kembali berkumpul bersama sahabat, kerabat dan keluarga tanpa dibatasi jarak.
Di waktu kita tengah menjelang datangnya malam seribu bulan pada 10 malam terakhir Bulan Ramadan ini, ia mengajak kita semua untuk bersama berdoa semoga keberkahan dan keutamaannya dianugerahkan kepada kita semua, dengan menyingkirkan wabah inii dari bumi Nusantara. “Insya Alloh, jika kita berikhtiar,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Penjualan Daihatsu kuartal III 2026 mencapai 37.167 unit, tumbuh 10%. Gran Max Series menjadi model dengan penjualan tertinggi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.