Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Mobil wisatawan ditolak masuk ke Kawasan Sisata Kaliurang dan diminta putar balik sebagai upaya antisipasi penyebaran virus Corona, Selasa (26/5/2020).Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, PAKEM - Pandemi Covid-19 tak hanya membuat wisatawan yang hendak piknik ke kawasan wisata Kaliurang mengurungkan keinginannya. Namun, juga bagi sanak famili yang ingin bersilaturahmi dengan warga yang tinggal di Dusun Kaliurang Barat dan Kaliurang Timur, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman.
Salah seorang warga Kaliurang yang bertugas di pos penjagaan akses masuk, Arif Rahmanto menuturkan sejak akhir bulan Maret lalu, wisata di Kawasan Kaliurang ditutup untuk pengunjung. Tak hanya itu, bagi keluarga dari luar Kaliurang yang hendak masuk pun diimbau untuk menunda niatnya sebagai upaya memutus pandemi.
"Sudah kesepakatan dengan kelurahan bahwa regulasinya tidak boleh silaturahmi. Untuk wisatawan juga akan kami minta untuk putar balik," kata Arif pada Selasa (26/5/2020).
Menurutnya, lebih baik keluarga tidak perlu mudik atau berkunjung dulu ke Kaliurang sebab menurut aturan yang diketahuinya pendatang harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Sehingga menurutnya keinginan untuk bertandang sebaiknya ditunda terlebih dahulu.
Disinggung mengenai sampai kapan regulasi tersebut diterapkan, Arif mengatakan masih belum dapat memberikan kepastian. "Sementara nggak ada batas waktunya," tuturnya.
Namun, ia berharap bisa segera kembali membuka akses bagi warga dan wisatawan untuk masuk ke Kaliurang jika tidak ada lagi peningkatan kasus positif Covid-19. "Makanya ini kami tutup supaya nggak ada peningkatan," katanya.
Dikatakan Arif, selama libur Lebaran ini sejumlah warga lokal banyak yang ingin berwisata ke Kawasan Kaliurang meskipun sejak sebelum Ramadan akses wisatawan telah ditutup. Pada Senin (25/5/2020) kemarin, kata dia, ratusan kendaraan pribadi yang terdiri dari mobil dan motor dihentikan dan diminta putar balik.
Pantauan Harian Jogja pada Selasa sore ada belasan mobil pribadi yang diminta putar balik. Padahal, Kawasan Kaliurang sore itu sedang diguyur hujan sedang. Namun, hal itu rupanya tak menyurutkan niat wisatawan untuk datang ke Kaliurang.
"Hari ini lebih sedikit daripada kemarin, tapi ya tetap ramai. Mereka wisatawan lokal daerah Jogja. Ada juga mobil plat luar, tapi orang Jogja," tambah Arif.
Sementara, bagi warga Kaliurang bisa leluasa melintasi pos penjagaan itu meskipun tetap harus didisinfeksi di pos penjagaan. Walau begitu, dari amatan Harian Jogja, petugas jaga di Kaliurang masih belum sepenuhnya menerapkan protokol pencegahan Covid-19 lantaran berkerumun dan beberapa dari mereka tidak menggunakan masker.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.