Masuk Daftar Pentagon, BYD Tegaskan Bukan Perusahaan Militer
BYD menolak masuk daftar Perusahaan Militer China versi Pentagon. Produsen mobil listrik asal Tiongkok itu menegaskan operasional bisnis tidak terdampak.
Ilustrasi pedagang ikan./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL- Sejumlah usaha dilakukan oleh pengelola pasar tradisional di Bantul guna mengatasi kemungkinan penyebaran Covid-19, utamanya klaster penjual ikan.
Tidak hanya meminta keterangan kepada pedagang ikan, mereka juga mengingatkan kepada pedagang untuk lebih hati-hati menjual barang dagangannya ke pembeli.
Lurah Pasar Imogiri Bantul, Suharsono mengatakan, telah melakukan tracing atau penelusuran dengan jalan meminta keterangan kepada sejumlah pedagang ikan yang ada di wilayahnya terkait dengan menculnya klaster penjual ikan.
Dari keterangan para pedagang, lanjut dia, mereka tidak pernah mengambil ikan dari Semarang maupun melalui penjual ikan dari Gunungkidul.
“Mereka juga tidak pernah bertemu dengan penjual ikan yang mengedrop ikan ke mereka. Jadi biasanya ikan didrop malam hari ke tempat yang telah disediakan. Mereka tidak harus bertemu dengan pedagang ikan di pasar kami,” katanya, Selasa (9/6/2020).
Usaha lain yang dilakukan oleh pengelola Pasar Imogiri adalah meminta kepada 1.425 pedagang baik yang berjualan di kios, los, pelataran dan angkringan di wilayahnya untuk ekstra hati-hati saat melayani pembeli.
Mereka diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan di 10 tempat cuci tangan portable di lingkungan pasar.
“Kami juga minta ke pedagang untuk bertanya ke pembeli baru. Dari mana asal mereka? karena biasanya setiap pedagang punya langgaan pembeli,” terang Suharsono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD menolak masuk daftar Perusahaan Militer China versi Pentagon. Produsen mobil listrik asal Tiongkok itu menegaskan operasional bisnis tidak terdampak.
Prediksi Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026. Son Heung-min memimpin Taeguk Warriors memburu kemenangan perdana di Grup A, Jumat (12/6/2026).
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada 12 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 12 Juni 2026. Jadwal lengkap dan lokasi.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada 12 Juni 2026.