IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Foto ilustrasi. / ANTARA FOTO-Ahmad Subaidi
Harianjogja.com, JOGJA--Setelah menyasar pasar tradisional dan mal, pelaksanaan tes cepat dengan Rapid Diagnostic Test (RDT) acak di Jogja kali ini akan menyasar restoran.
Ketua Harian Gugus Tugas Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pengambilan sampel RDT acak di restoran akan dilakukan pekan ini. "Dilakukan minggu ini, namun saya belum mendapat laporan kembali," jelasnya pada Senin (15/4/2020).
Menurut Heroe ada tiga sasaran untuk RDT acak berikutnya. Tiga sasaran itu meliputi masyarakat, restoran, dan kampus. Heroe mengatakan RDT acak rencanaya akan dilakukan berdasarkan wilayah. "Seharusnya lebih mudah, data penduduk kan kita punya, mekanisme acak per wilayah," jelasnya.
Ditambahkan Heroe, ide RDT acak di masyarakat ini disodorkan oleh Tim Epidemiologi UGM. Pemkot Jogja mengajukan beberapa tempat publik untuk RDT acak meliputi pasar tradisional, mal, hingga restoran. "Intinya kita ingin tahu Jogja sudah landai [kasus Covid-19] kondisinya atau tersembunyi," jelasnya.
Sementara itu menyangkut hasil Tracing yang dilakukan kepada 41 pedagang pasar Kranggan Heroe masih belum mendapat laporan menyangkut hasil dari RDT pada Sabtu (13/6/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.