Strategi Jitu Antar Antonelli Perlebar Jarak di Klasemen F1
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Di tengah pandemi Covid-19, Pemkab Bantul memastikan lelang tender enam paket proyek infrastruktur bernilai Rp14 miliar tetap berjalan.
Adapun enam paket proyek infrastruktur yang tetap berjalan tersebut adalah pengadan ambulans senilai Rp955,8 juta, pembangunan gedung instalasi gawat darurat di RSUD Panembahan Senopati senilai Rp9,7 miliar, mesin Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) senilai Rp739, 6 juta, penambahan ruangan Puskesmas Kretek senilai Rp999,9 juta, bantuan dana lingkungan (BDL) senilai Rp647,6 juta dan bantuan dana rumah (BDR) senilai Rp958,5 juta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis, Rabu (24/6/2020) mengatakan, keenam paket proyek infrastruktur kini telah dalam proses lelang dan diumumkan melalui laman Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) pemkab setempat.
Sebab, meski berada di tengah kondisi pandemi Covid-19, lelang tersebut harus tetap berjalan, kendati beberapa waktu lalu Pemkab Bantul memiliki kewajiban refocusing APBD 2020.
“Proyek tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dari BNPB [Badan Nasional Penanggulangan Bencana],” kata Helmi.
Oleh karena itu, pengadaaan keenam paket proyek ini, menurut dia, juga tidak bertentangan dengan surat edaran yang dikeluarkannya pada 8 April lalu. Di mana pada SE No.028/01694/BKAD tentang Penghentian Proses Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemkab Bantul yang ditandatangani oleh Helmi disebutkan jika semua proses pengadaan barang/jasa harus dihentikan.
“Kecuali, kegiatan yang bersumber dari DAK fisik untuk kesehatan dan pendidikan, dana keistimewaan serta kegiatan penanganan Covid-19,” terang Helmi.
Selain itu, diakui Helmi, jika pengadaan barang/jasa bisa dilanjutkan jika telah sampai pada tahapan penandatanganan kontrak. Dalam surat tersebut, dijelaskannya, jika pengadaan barang/jasa bisa dilakukan untuk kebutuhan mendesak usai mendapatkan persetujuan dari dirinya selaku ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Untuk posisi paket proyek tersebut saat ini ada yang dalam proses penawaran, ada juga yang aanwijzing [proses pertemuan untuk menjelaskan seluk beluk pekerjaan sebuah tender atau proyek],” ungkap Helmi.
Terpisah Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo membenarkan jika lelang tender enam paket proyek infrastruktur bernilai Rp14 miliar tetap berjalan. Sejauh ini, keenam paket yang kini dilelangkan tersebut, sudah sesuai dengan aturan yang ada.
“Memang menggunakan DAK. Dan telah kami cek, ini sesuai dengan edaran yang sebelumnya dibuat, bahwa proyek yang saat ini dilelang bersumber dari DAK fisik untuk kesehatan dan pendidikan,” ucap Hanung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.