Pelni Minta Semua Kapal Melintas di Laut Jawa Ikut Pantau Virgo Transport 8
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
Ilustrasi anak hilang./Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Warga Dusun Pagergunung, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Bantul, dikejutkan dengan hilangnya dua bocah bernama M, 5, dan N, 11, pada Selasa (23/6/2020).
Seisi dusun kalut, mengira dua bocah itu disembunyikan makhluk halus. Sebelum bikin panik orang-orang, dua bocah itu diketahui bermain di sekitar Pondok Pesantren Lintang Songo. Warga kemudian mencari keberadaan mereka sejak sore hingga malam.
Nurjanah, warga Pagergunung, mengatakan kedua bocah itu sering bermain bersama di sekitar pondok. “Mungkin karena kurang perhatian orang tuanya. Dulu N sempat dititipkan ke rumah bibinya di Sleman tetapi akhirnya dipulangkan lagi ke sini,” ujarnya, Kamis (25/6/2020).
Nurjanah menilai minimnya perhatian orang tua membuat kedua bocah tersebut lepas dari pengawasan. Kabar hilangnya kedua bocah tersebut berembus sejak Selasa sore (23/6/2020). Awalnya, warga, keluarga, maupun pengelola pondok, tak menaruh curiga. Namun, menjelang Magrib keduanya tak kunjung pulang. Keluarga mulai waswas dan meminta tolong warga sekitar serta pengelola pondok pesantren untuk mencari dua bocah tersebut.
BACA JUGA: 29 Pegowes Kecelakaan di Bantul, 5 Tewas dalam 3 Bulan
Pencarian tak berlangsung mudah. Warga hanya menemukan mainan milik bocah tersebut di bawah pohon duwet. Oleh warga, pohon duwet itu dipercaya angker. Dari situlah akhirnya muncul desas-desus kedua bocah itu disembunyikan makhluk halus.
Rabu (23/6/2020) dini hari sekitar pukul 00.50 kedua bocah tersebut ditemukan sedang bermain HP di sebuah ruang yang berdekatan dengan dapur umum.
BACA JUGA: Cerita di Balik #LathiChallange ala Didik Nini Thowok: Amarah Perempuan Tersakiti
Satu hal yang masih menjadi pertanyaan orang-orang Pagergunung adalah bagaimana bisa kedua bocah tersebut ditemukan di tempat itu. Padahal, kata Nurjanah, pencarian sendiri melibatkan banyak warga. Wilayah jangkauannya cukup luas, termasuk sekitar Sungai Opak. Namun tak satu pun orang menemukan keberadaan mereka.
Warga bahkan meminta bantuan paranormal. “Entah takhayul atau apa ya. Kami sudah mengundang orang pinter. Kata dia disuruh menunggu saja. Mereka [N dan M] cuma di sekitar pondok,” ujar Nurjanah.
Kini dua bocah itu sudah kembali ke keluarganya dan tak lagi bikin geger seisi dusun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelni meminta kapal yang melintas di Laut Jawa memantau Virgo Transport 8. Sinyal terakhir kapal tercatat pukul 22.33 WIB.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.