Advertisement
29 Pegowes Kecelakaan di Bantul, 5 Tewas dalam 3 Bulan
Ilustrasi kecelakaan sepeda. - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul mencatat 29 pesepeda atau pegowes yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas selama tiga bulan terakhir. Selain kurang memperhatikan etika bersepeda, para pesepeda yang menjadi korban juga kurang berhati-hati saat melewati sejumlah ruas jalan.
Kanit Laka Polres Bantul Ipda Maryana mengatakan Bashori yang tewas di Ring Road Timur pada Kamis (26/5/2020) pagi adalah pesepeda ke-29 terlibat kecelakaan selama tiga bulan terakhir di Bantul.
Advertisement
BACA JUGA: Tersambar Xenia, Pesepeda Tewas di Ring Road Timur Bantul
“Sudah 29 orang yang jadi korban dalam tiga bulan terakhir. Memang sekarang lagi musimnya pegowes, oleh karena itu kami minta kepada pegowes untuk lebih berhati-hati dan mengedepankan etika bersepeda,” ujar Maryana.
Dari 29 pegowes yang kecelakaan di jalan raya, lima tewas, enam tidak terluka, dan 18 lainnya luka ringan.
BACA JUGA: Berjejer Seenaknya di Jalan Saat Gowes, Pesepeda Jatuh & Tertabrak Motor di Bantul
Maryana mengatakan Polres Bantul masih mematangkan rencana edukasi berlalu lintas kepada para pesepeda di Bantul. Sejauh ini ada beberapa jalan di kawasan Bantul yang dinilainya rawan bagi pesepeda.
“Selain di Jalan Parangtritis, ada Jalan Samas, Jalan Srandakan, depan UMY, dan Jalan Janti yang rawan bagi pesepeda. Kami ada rencana identifikasi ke perkumpulan sepeda terkait dengan etika bersepeda nantinya,” ucapnya.
BACA JUGA: Goweser Asal Bantul Tewas Kelelahan di Jalan Tanjakan Kulonprogo
Kamis pagi, seorang pesepeda, Moh. Bashori, 74, warga Jaranan, Banguntapan, Bantul, menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Ring Road Timur, Banguntapan, Bantul.
Bashori meninggal dunia seusai terpental karena tertabrak Daihatsu Xenia AB-1747-PY yang dikemudikan oleh Heriyanto, 21, warga Mulungan Kulon Rt 06/12 Sendangadi, Mlati, Sleman.
BACA JUGA: Sepeda Laku Keras, Aksesorisnya Masih Minim Pembeli
Kanit Laka Polres Bantul Ipda Maryono mengatakan awalnya Daihatsu Xenia melaju di jalur cepat dari arah selatan ke utara dengan cukup kencang. Begitu Xenia itu sampai di u-turn Ring Road, melintas sepeda yang dikayuh oleh Bashori dari arah utara jalur cepat sebelah timur dan memutar balik ke jalur cepat sebelah barat.
Heriyanto yang kaget spontan dan mengerem Xenia. Namun, usaha tersebut tanpa hasil, Xenia lepas kendali menabrak sepeda.
BACA JUGA: Gowes Marak, Seperti Ini Antrean Pembeli di Depan Toko Sepeda di Jogja
“Korban terpental dan sempat mengenai kaca depan mobil sebelum jatuh di jalur lambat sebelah barat,” katanya.
Bashori langsung meninggal dunia di lokasi insiden. Sementara, Heriyanto dibawa ke Mapolres Bantul untuk diminta keterangan oleh petugas.
“Saat ini yang bersangkutan sedang kami mintai keterangan terkait peristiwa tersebut,” ucap Maryono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Hai Warga, Skema Pembagian MBG Kini Dibedakan, Cek Rinciannya
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
Advertisement
Advertisement







