Sepeda Laku Keras, Aksesorisnya Masih Minim Pembeli

Suasana sebuah toko sepeda di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Selasa (23/6/2020). Sejumlah pembeli sedang melakukan transaksi. - Harian Jogja/Hery Setiawan.
24 Juni 2020 12:17 WIB Hery Setiawan (ST18) Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Minat masyarakat untuk bersepeda di tengah pandemi tampaknya belum surut. Hal tersebut ditandai dengan masih tingginya penjualan sepeda di toko-toko.

Namun aksesoris sepeda seperti lampu dan helm pengaman belum begitu dilirik pembeli. Padahal, kelengkapan itu sangat penting guna memastikan keselamatan bersepeda.

"Sekarang permintaan sepeda masih tinggi. Tapi paling banyak pre order. Soalnya stok dari distributor mulai susah," kata Bayu Pradana, Marketing Jogja Bike Bicycle Shop, sebuah toko sepeda yang berlokasi di Jalan Bantul, Gedongkiwo, Kota Yogyakarta, Selasa (23/6/2020).

BACA JUGA : Gowes Marak, Seperti Ini Antrean Pembeli di Depan Toko 

Terkait harga, saat ini sudah naik sebanyak 30%. Kenaikan harga tersebut nyatanya tak menyurutkan daya beli masyarakat.

Ditanya soal penjualan aksesoris pengamanan, seperti lampu dan helm, ia mengatakan tak banyak pembeli yang menaruh perhatian. Masyarakat masih fokus membeli sepeda saja. Menurutnya, aksesoris tersebut belum jadi prioritas lantaran bisa ditunda saat pembeli punya uang lebih.

"Kalau di sini kan sepeda dan spare part dijual terpisah. Jadi kalau ada pembeli yang minta tambahan, baru kita sediakan. Ada lampu dan helm juga di sini. Selama ini pembeli hanya fokus di sepeda saja," katanya.

Senada dengan Bayu, Candra selaku pemilik Toko Sepeda Orion. Stok dari distributor sudah mulai kosong. Namun, masih ada saja masyarakat yang datang ke tokonya untuk beli sepeda.

BACA JUGA : Tren Bersepeda di Jogja Marak Saat Pandemi

Bedanya, Candra memberikan fasilitas tambahan berupa aksesoris lampu belakang untuk setiap sepeda yang dibeli. Namun, untuk penjualan aksesoris lain seperti helm bersepeda belum mendapat perhatian dari pembeli.

"Ada yang beli sepeda lengkap sama helm, kunci pengaman, sama lampu penandanya. Tetapi banyak juga yang beli sepedanya saja. Mungkin karena uang yang lebih banyak keluar jika harus beli aksesoris tambahan," kata Candra ketika ditemui di tokonya di Jalan Brigjen Katamso, Gondomanan, Kota Jogja.