DKPP Bantul Imbau Besek dan Daun Pisang untuk Daging Kurban
DKPP Bantul imbau panitia kurban Iduladha 2026 gunakan wadah ramah lingkungan. Simak aturan pembungkus daging, pengelolaan limbah, dan pengawasan kesehatan.
Foto ilustrasi anak bermain ponsel. - Foto dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bantul mengungkapkan masih terdapat ribuan anak yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), meskipun secara umum capaian layanan administrasi kependudukan di wilayah ini tergolong tinggi.
Berdasarkan rekapitulasi capaian kinerja hingga akhir 2025, jumlah anak di Bantul yang belum mengantongi KIA tercatat sebanyak 4.537 anak. Data tersebut dihimpun dari total jumlah anak yang masuk kategori wajib KIA dinamis di Kabupaten Bantul.
Kepala Disdukcapil Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menjelaskan bahwa dari total wajib KIA dinamis sebanyak 217.174 anak, sebagian besar sudah memiliki dokumen identitas tersebut.
“Untuk KIA, dari wajib KIA dinamis 217.174 anak, yang sudah memiliki KIA sebanyak 212.637 anak atau 97,91 persen. Yang belum KIA masih ada 4.537 anak,” kata Kwintarto, Rabu (28/1/2026).
Ia menambahkan, secara keseluruhan capaian pelayanan administrasi kependudukan di Bantul sepanjang 2025 menunjukkan tren yang sangat positif. Salah satunya terlihat pada layanan perekaman KTP elektronik. Dari total wajib KTP dinamis sebanyak 767.179 penduduk, sebanyak 763.630 orang telah melakukan perekaman.
Capaian tersebut setara dengan 99,54 persen, sementara penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik tercatat sebanyak 3.549 orang.
Pada layanan pencatatan sipil lainnya, yakni kepemilikan akta kelahiran untuk anak usia 0–18 tahun, Disdukcapil Bantul juga mencatat hasil yang hampir menyeluruh.
“Dari total wajib akta dinamis sebanyak 232.766 anak, sebanyak 232.690 anak telah memiliki akta kelahiran atau setara 99,97 persen. Adapun anak yang belum memiliki akta kelahiran tersisa 76 anak,” jelasnya.
Namun demikian, Kwintarto mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian khusus, terutama terkait aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga akhir 2025, capaian aktivasi IKD masih relatif rendah dibandingkan layanan administrasi kependudukan lainnya.
Dari total perekaman KTP elektronik dinamis sebanyak 763.760 penduduk, jumlah warga yang telah mengaktifkan IKD baru mencapai 183.870 orang atau sekitar 24,08 persen. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Disdukcapil Bantul untuk terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan layanan kependudukan berbasis digital seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKPP Bantul imbau panitia kurban Iduladha 2026 gunakan wadah ramah lingkungan. Simak aturan pembungkus daging, pengelolaan limbah, dan pengawasan kesehatan.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Sidang Isbat 1 Zulhijah 1447 H digelar hari ini oleh Kemenag. Cek jadwal lengkap dan link live streaming penetapannya.
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.