Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Herdjuno Sukotjoadi. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA--Hampir setiap tahun ada musim layang-layang. Di mana sebagian masyarakat tertentu bermain layangan dengan berbagai jenis. Mulai dari layangan tradisional hingga layangan ukuran besar enam dimensi.
Perkumpulan Pegiat Layang-Layang Nusantara atau Talikama memberikan sejumlah tips sebagai bagian dari kampanye bermain layangan dengan aman dan tanpa menimbulkan kecelakaan.
Ketua Talikama Herdjuno Sukotjoadi menjelaskan di tengahnya banyaknya insiden permainan layangan yang menimbulkan kecelakaan, pihaknya berusaha memberikan edukasi kepada masyarakat. Agar mereka bermain layangan dengan aman dan tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi corona saat ini.
"Kami membuka dan menerima masyarakat yang berminat membagikan informasi bermain layang-layang dengan aman. Termasuk pembuatan layang-layang sesuai dengan tingkat usia dan kemampuan. Kami sudah membuat hal-hal yang harus dihindari dan harus diingat saat bermain layang-layang," ungkapnya, Kamis (2/7/2020).
Adapun sejumlah tips bermain layang-layang agar tetap aman sesuai dengan yang direkomendasikan Talikama antara lain :
1. Menggunakan pakaian yang sesuai
Bermain layang-layang harus dengan pakaian yang tepat, tanpa ada beban di tubuh karena untuk memudahkan pergerakan. Contohnya tidak direkomedasikan dengan mengendong tas saat mengunduh layang-layang, karena menyulitkan manuver pemain.
2. Menggunakan sarung tangan
Sarung tangan menjadi penting, karena saat layangan sudah naik ke udara, kekuatan tariknya bisa meningkat lima hingga tujuh kali lipat dari beban layangan. Contohnya layang-layang tren naga yang misal berat sebenarnya hanya 50 kilogram, jika sudah naik ke udara bisa menjadi 300 kilogram hingga 400 kilogram.
3. Bermain di tanah lapang atau pantai
Bermain layang-layang tidak direkomendasikan di lahan sempit atau padat permukiman. Harus di tanah lapang sehingga ketika layangan jatuh ke tanah masih berada di sekitar area lapangan tersebut. Hal ini sangat penting untuk menghindari adanya benang layangan yang jatuh di area terlarang seperti jalan raya jika memaksakan bermain di lahan sempit.
4. Patuhi protokol kesehatan.
Tips ini penting juga dipatuhi seiring dengan adanya kasus Covid-19. Sehingga pemain layang-layang harus memakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan.
5. Hindari perumahan atau permukiman
Bermain layang-layang di area permukiman tak direkomendasikan karena bisa menganggu aktivitas warga serta ketika layang-layang jatuh sulit dipantau.
6. Hindari kabel listrik
Bermain layang-layang harus menghindari kabel listrik. Karena benang layangan berpotensi menyentuh kabel listrik sehingga membahayakan.
7. Hindari lalu lintas kendaraan atau jalan raya
Bermain layang-layang di dekat jalan raya berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan karena jika benang layangan jatuh melintang di jalan raya.
8. Hindari lapangan udara, terminal dan stasiun
Ketiga tempat publik ini juga harus dihindari saat bermain layangan agar tidak menimbulkan gangguan, terutama pada penerbangan.
9. Hindari cuaca mendung atau hujan.
Sudah pasti ketika mendung atau hujan lebih baik urungkan niat bermain layang-layang karena pemain akan kesulitan menerbangkannya, serta beban layang-layang semakin berat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.