MK Larang Dana Pendidikan Biayai MBG Mulai 2028, Ini Dampaknya
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL-Sebanyak 8 pedagang dari lima pasar tradisional di Bantul dinyatakan reaktif saat menjalani tes cepat massal, Senin (6/7) pagi.
Delapan pedagang tersebut kemudian langsung dibawa ke RS Lapangan Khusus Covid-19 Bantul dan akan menjalani uji usap serta karantina mandiri.
Adapun kedelapan pedagang reaktif tersebut terdiri dari dua pedagang yang dites di Pasar Sorobayan, empat di Pasar Sungapan, satu pedagang di Pasar Pundong dan satu pedagang di Pasar Piyungan.
Plt Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Bantul Budi Nur Rokhmah mengatakan, ada sebanyak 976 pedagang yang dites di lima pasar berbeda. Dari jumlah tersebut, tingkat partisipasi pedagang untuk ikut tes cepat cukup tinggi.
Hal ini dinilainya tidak lepas dari peran serta dari lurah pasar dan petugas yang memberikan pengertian kepada pedagang.
“Seperti Pasar Jodog, tadi lurah pasar terpaksa harus bertindak keras dengan memberi ancaman ke pedagang yang tidak mau mengikuti tes cepat, tidak akan diizinkan berdagang lagi,” katanya.
Sebelumnya, sejumlah Pasar Jodog, Gilangharjo, Pandak, Senin (6/7/2020) pagi enggan mengikuti tes. Alasannya, mereka ketakutan jika hasil tes tersebut berujung reaktif.
BACA JUGA: Lagi, Pegowes di Sleman Ambruk dan Meninggal Dunia
Bahkan, saking takutnya, beberapa memilih untuk berhenti beraktivitas berdagang begitu petugas mulai melaksanakan tes.
“Tadi ada beberapa yang memang memilih pulang dan menutup dagangannya begitu petugas datang,” kata salah satu pedagang Wasilah, di Pasar Jodog.
Catatan redaksi:
Berita ini telah dikoreksi pada Senin (6/7/2020) pukul 18.56 WIB. Artikel ini sebelumnya berjudul "7 Pedagang dari 3 Pasar di Bantul Reaktif Rapid Test". Redaksi mohon maaf atas kekeliruan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK memutuskan anggaran Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh lagi menggunakan dana pendidikan setelah masa transisi. Pemerintah diminta menyiapkan pos anggar
Pemprov Jawa Timur memberikan pembebasan denda dan keringanan pajak kendaraan bermotor selama 1–31 Agustus 2026. Simak rincian insentifnya.
Harga pangan nasional hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, cabai rawit merah Rp55.800 per kg dan telur ayam ras Rp29.650 per kg.
Maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di RS AMC Muhammadiyah Jogja, Sabtu pagi. Jenazah akan dimakamkan di Makam Seniman Girisapto Imogiri.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian pada Sabtu 1 Agustus 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.