30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Pelajar mengerjakan tugas sekolah yang diberikan guru secara online di rumahnya Muntung, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020). /Antara-Anis Efizudin
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul kembali menerapkan enam hari sekolah dalam sepekan pada tahun ajaran baru 2020/2021 ini. Alasannya karena dengan lima hari sekolah, materi pembelajaran dalam sehari terlalu padat sehingga dapat membebani siswa. Sebelumnya Bantul menerapkan lima hari sekolah selama enam bulan atau satu smester terakhir.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko mengatakan saat ini Bantul masih menerapkan pembelajaran jarak jauh. Semua siswa dari mulai taman kanak-kanak (TK) sampai sekolah menengah pertama (SMP) diwajibkan belajar dari rumah atau BDR.
Dengan belajar jarak jauh, kata dia, tidak memungkinkan siswa belajar empat mata pelajaran dalam sehari dari pagi sampai sore, “Untuk pengaturan jadwal pembelajaran jarak jauh berbeda dengan tatap muka. Kalau tatap muka mungkin masih bisa padat, tapi jarak jauh tidak mungkin kasihan siswa belajar lewat virtual terlalu lama. Maka pilihannya enam hari sekolah,” kata Isdarmoko, saat dihubungi Rabu (15/7/2020).
Menurut dia, penerapan enam hari sekolah memberikan lebih keleluasaan waktu senggang pembelajaran seama BDR. Penerapan enam hari sekolah juga mewajibkan guru untuk menyampaikan materi sampai hari Sabtu untuk memenuhi syarat minimal jam pembelajaran. Selain itu absensi guru juga sampai Sabtu.
Sanksi
Isdarmoko juga menekankan semua sekolah di Bantul dilarang untuk menerapkan pembelajaran tatap muka, “Kalau ada sekolah yang melanggar [masih menerapkan pembelajaran tatap muka] mesti kami akan memberikan sanksi teguran mulai dari peringatan dan sanksi lain kalau tak diindahkan,” kata Isdarmoko.
Ia menjelaskan Bantul belum menerapkan pembelajaran tatap muka karena masih pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 dan masuk dalam zona oranye. Sesuai Surat Keputusan Bersama 4 Menteri dan Surat Edaran Gubernur DIY serta Surat Edaran Bupati Bantul, kata dia, bahwa sekolah yang boleh tatap muka adalah sekolah yang berada di zona hijau.
Sementara Bantul belum masuk zona hijau sehingga masih menerapkan pembelajaran jarak jauh. Meski demikian, pembelajaran jarak jauh tidak harus daring. Pihaknya telah menyiapkan tiga metode pembelajaran jarak jauh mulai dari daring murni dengan dukungan IT dan jaringan internet yang memadai.
Kedua kombinasi semi daring. Artinya pembelajaran bisa memanfaatkan grup aplikasi percakapan di telepon selular baik grup siswa maupun grup wali siswa. Tugas-tugas sekolah bisa dikumpulkan lewat grup tersebut. Ketiga, manual murni khusus bagi sekolah yang ada di daerah yang sulit jaringan internet atau bermasalah dalam sarana dan prasarana alat komunikasi.
Metode manual, kata dia, guru sekolah memungkinkan untuk mengirimkan tugas-tugas sekolah ke rumah siswa atau sebaliknya siswa yang datang mengambil tugas kemudian mengumpulkannya ke sekolah, “Jadi siswa ke sekolah boleh tapi bukan untuk pembelajaran tatap muka melainkan untuk mengumpulkan atau mengambil tugas,” ujar Isdarmoko.
Sekretaris Disdikpora Bantul, Riswidodo mengatakan penerapan enam hari sekolah baru diterapkan selama masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran jarak jauh untuk melonggarkan jam pelajaran. Namun tidak menutup kemungkinan kebijakan enam hari sekolah tersebut diterapkan pascapandemi.
Saat ini pihaknya masih mempersiapkan aturannya, “Draf aturan [enam hari sekolah] sedang disiapkan, masih dalam proses,” kata Riswidodo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kekeringan membuat sekitar 255 hektare lahan pertanian di Prambanan tak ditanami. Petani khawatir gagal panen dan mengalami kerugian.