Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh meski pun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional sedang mempertimbangkan pembukaan sekolah atau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di daerah dengan zona kuning.
Menanggapi wacana ini, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi memastikan pelaksanaan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 di Bumi Sembada ini masih tetap dilakukan secara jarak jauh dengan daring.
"Sleman tetap pada pembelajaran daring. Suratnya sudah ada," tegas Evie, sapaannya, ketika dihubungi Harian Jogja pada Rabu (15/7/2020).
BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Sekolah Daring Terganjal Jaringan
Surat yang ia sebut mengacu pada SE Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman No. 241/2414 tentang Edaran Awal Tahun Pelajaran 2020/2021 tertanggal 8 Juli 2020. Dalam surat tersebut tertulis bahwa sebagai kabupaten dengan zonasi kuning, pelaksanaan pembelajaran yang dimulai 13 Juli 2020 dilaksanakan dari rumah secara daring.
Jika nanti wacana tersebut positif diterapkan oleh gugus tugas nasional, menurutnya gugus tugas kabupaten tidak akan serta-merta mengubah kebijakan. "Sementara menggunakan SE Disdik yang berlaku, biasanya akan secara periodik dievaluasi," terangnya.
Ia juga enggan berandai-andai jika penemuan kasus positif Covid-19 masih seperti saat ini yang terbilang naik-turun. "Saya tidak bisa memprediksi, karena angka penyebaran meskipun melandai, masih naik turun," kata dia.
BACA JUGA : Ini Platform Belajar Daring yang Bakal Digunakan untuk
Pihaknya pertanggal 11 Juli lalu memperbaharui peta status epidemiologi Covid-19 di Kabupaten Sleman. Dari 17 kecamatan di Sleman, saat ini zona oranye tinggal dipegang dua kecamatan yaitu Depok dan Gamping, satu kecamatan zona hijau yaitu Cangkringan, serta 13 kecamatan lain tergolong zona kuning.
Camat Cangkringan, Suparmono memastikan meskipun tergolong sebagai wilayah dengan zona hijau, pihaknya tetap ikut aturan Pemkab Sleman soal pelaksanaan pembelajaran pada tahun ajaran 2020/2021 ini yaitu dengan belajar dari rumah. Hal itu juga berlaku hingga jenjang taman kanak-kanak (TK) dan pendidikan anak usia dini (PAUD).
"Untuk TK orang tuanya datang ke sekolah mengambil tugas untuk anak di rumah seminggu sekali, sambil menyerahkan hasil belajar anak selama satu minggu sebelumnya," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.
Ponsel terasa lemot setelah dipakai lama? Ini penyebab utama smartphone melambat dan cara sederhana mengatasinya.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.