Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Ahli Epidemiologi UGM mengapresiasi atas penilaian Presiden Joko Widodo bahwa DIY tergolong berhasil menangani Covid-19. Namun penilaian itu jangan sampai membuat warga DIY terlena, justru harus teris meningkatkan kewaspadaan dan berusaha menemukan kasus.
Epidemiolog UGM, Riris Andono Ahmad mengapresiasi kemampuan Pemda DIY dalam menangani Covid-19 sehingga dinilai berhasil oleh Presiden Joko Widodo. Namun demikian ia meminta Pemda DIY dan masyakat tidak lantas terlena dengan penilaian itu sehingga megabaikan langkah-langkah penanganan dan pengendalian Covid-19 yang sudah dilakukan.
BACA JUGA : Kata Jokowi, DIY Paling Baik Tangani Covid-19
Menurut dia, penularan Covid-19 di DIY saat ini cenderung kembali pada awal pandemi Covid. Artinya, kata dia, kasus mulai didominasi lagi dari impor atau bawaan luar. “Justru saat ini kita perlu waspada berusaha menemukan kasusnya. Kalau tidak menemukan bisa meledak lagi tranmisi lokal,” kata Andono, Kamis (16/7/2020) malam.
Pria yang biasa disapa Doni ini mengatakan penanganan Covid saat ini harus lebih sigap dibanding penanganan saat awal pandemi melanda. Sebab saat ini siklus itu akan kembali terulang.
“Kalau penanganannya sama saja saat awal pandemi dulu bisa terjadi kenaikan [kasus] lagi,” ujar dia.
BACA JUGA : Tahun Ajaran Baru Dimulai 13 Juli, Sekolah di DIY Dipastikan
Ia meminta masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Jadwal KSPN Jogja 6 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Festival Babad Siti Kemantren tidak cukup hanya menjadi panggung untuk menampilkan potensi budaya masing-masing wilayah.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 6 September 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA 6 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.