Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Pusat gempa bumi pada Senin (20/7/2020) malam. /Ist-BMKG
Harianjogja.com, JOGJA-- Gempa bumi kembali terjadi di Jogja. Kali ini gempa bumi terjadi di laut selatan kawasan Kulonprogo, DIY.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMK) Yogyakarta menginformasikan Gempa bumi dengan kekuatan 3.2 magnitudo terjadi pada Senin (20/7/2020) malam pukul 21:01:37 WIB.
Lokasi gempa berada di 8.575 LS,109.87103 BT atau 90 km Barat Daya Kulonprogo DIY), dengan kedalaman 30 km di bawah permukaan laut.
Dari informasi yang dibagikan oleh akun twitter resmi BMKG Jogja, sejumlah warganet menanggapinya. Hampir semua mengatakan tidak merasakan adanya gempa bumi.
"Lah kulon progo, blas ra keroso," tulis akun @tiasaf_.
"kok aku ora keroso yaa ," tambah akun @junotmyname.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.