PSS Sleman Dihantam Cedera, 4 Pemain Masuk Masa Pemulihan
Empat pemain PSS Sleman mengalami cedera jelang Super League 2026/2027. Pieter Huistra menyebut mereka sedang menjalani proses pemulihan.
Pemda DIY menyalurkan 40 Kg bantuan obat-obatan tahap pertama untuk korban bencana di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menitipkannya melalui Tim Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berangkat ke lokasi bencana./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Daerah DIY menyalurkan 40 kilogram bantuan obat-obatan tahap pertama untuk korban bencana di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dititipkan melalui Tim Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang berangkat ke lokasi bencana.
Penyaluran melalui tim yang berangkat langsung ke daerah terdampak menjadi salah satu skema yang diterapkan Pemda DIY untuk mengirim bantuan obat-obatan ke NTT.
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Gregorius Anung Trihadi, mengatakan seremonial penyerahan sejumlah bantuan untuk NTT telah dilakukan pada Rabu pagi. Khusus bantuan obat-obatan, Pemda DIY menitipkannya kepada beberapa tim yang akan diberangkatkan ke lokasi bencana.
"Jadi tim UGM ini termasuk yang pertama yang kami titipkan bantuan obat-obatan dari Pemda DIY," kata Anung pada Rabu (19/8/2026) di KPTU FK-KMK UGM.
Pemda DIY Siapkan 240 Kg Obat
Anung menjelaskan bantuan obat-obatan yang disiapkan Pemda DIY pada tahap pertama mencapai 240 kilogram. Bantuan tersebut akan dikirim ke NTT secara bertahap sesuai kebutuhan dan ketersediaan obat.
Jenis obat yang disiapkan cukup beragam, antara lain parasetamol tablet, parasetamol sirup, multivitamin, ibuprofen, antasida, cetirizine, hingga cairan infus. Selain itu, bantuan juga mencakup masker dan handscoon.
"Jadi untuk tahap pertama ini senilai 38 juta dulu, terus kemudian kami konsolidasikan lagi dan tentunya dengan melihat kebutuhan dari NTT dan ketersediaan kami," ujarnya.
Menurut Anung, obat-obatan yang disalurkan tersebut berasal dari stok cadangan atau buffer stock. Karena itu, meski sebagian stok didonasikan untuk korban bencana di NTT, ketersediaan obat-obatan untuk kebutuhan di wilayah DIY dipastikan tetap aman.
Dari total 240 kilogram bantuan tahap pertama tersebut, sebanyak 40 kilogram dititipkan kepada Tim FK-KMK UGM yang diberangkatkan menuju Kabupaten Ngada.
Dibawa Tim FK-KMK UGM ke Kabupaten Ngada
Anung menyampaikan terima kasih kepada Tim FK-KMK UGM yang bersedia membawa bantuan obat-obatan di tengah keterbatasan angkutan dan bagasi menuju NTT.
"Semoga bantuan obat-obatan tersebut, selain tenaga yang sudah disiapkan oleh FK-KMK UGM, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat NTT yang terdampak," tuturnya.
Dekan FK-KMK UGM, Prof. Yodi Mahendradhata, mengatakan Pokja Bencana FK-KMK UGM memberangkatkan enam tenaga kesehatan ke NTT. Personel tersebut berasal dari FK-KMK UGM dan RSA UGM.
Tim tersebut terdiri atas dokter, perawat, dan ahli kesehatan. Mereka akan berada di NTT kurang lebih 11 hari, hingga 30 Agustus 2026.
Selain mengirimkan tenaga kesehatan, keberangkatan Pokja Bencana FK-KMK UGM juga membawa bantuan obat-obatan dari Pemda DIY untuk didistribusikan di lokasi bencana.
"Ini harus kita pastikan nanti sampai dan didistribusikan dengan tepat pada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat pemain PSS Sleman mengalami cedera jelang Super League 2026/2027. Pieter Huistra menyebut mereka sedang menjalani proses pemulihan.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.