Sleman 110 Tahun: Merawat Tradisi, Memanen Prestasi
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Pelayanan di Hotel Royal Ambarrukmo
Harianjogja.com, JOGJA--Royal Ambarrukmo Yogyakarta pada Jumat (17/7/2020) lalu menerima kunjungan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka persiapan untuk menjadi hotel percontohan serta meninjau kesiapan hotel bintang lima legendaris ini dalam mengadaptasi protokol kesehatan dan keamanan yang efektif.
Penerapan sejumlah prosedur tetap (protap) di Royal Ambarrukmo kini telah mencapai 85% dengan melalui beberapa kali simulasi baik untuk nantinya tamu yang akan berkunjung menginap, atau hanya dalam rangka pertemuan dan acara lainnya. Secara intensif, sosialisasi dan pengaplikasian ini dilakukan menyeluruh kepada seluruh departemen yang ada di Royal, hingga pengecekan hulu ke hilir. Proses pendampingan dari Dinas dan Dinas Pariwisata di Royal Ambarrukmo berupaya untuk menyempurnakan hal-hal yang telah diaplikasikan dalam beberapa bulan menjalani adaptasi kebiasaan baru.
Aspek keselamatan dan kesehatan menjadi pokok dari Royal Ambarrukmo mencegah peningkatan penyebaran pandemi. Sebelumnya pada 2019, Royal Ambarrukmo juga telah mengantongi sertifikasi internasional HACCP dan juga ISO 22.000 sebagai standar higienitas pemrosesan makanan. Tak hanya hal tersebut, Royal Ambarrukmo juga mempersiapkan prosedur tetap apabila nantinya indikasi dari gejala-gejala yang merujuk pada COVID-19, seperti ruang isolasi mandiri sementara sebelum dibawa ke Rumah Sakit terkait.
Dari peninjauan awal yang langsung dihadiri oleh Dinas Pariwisata DIY; Rose Sutikno, S.H., M.M. selaku Kepala Bidang Industri Pariwisata, Trilita Yanti, S.S., MPA selaku Seksi Pengawasan Industri Pariwisata, Dinas Kesehatan DIY: M. Agus Priyanto, skm, m.kes selaku Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Penyehatan Lingkungan beserta staff dari tim Gugus, dan juga Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman; Kus Endarto, SE, M.Ec.Dev, selaku Kepala Seksi Analisa Pasar, Dokumentasi dan Informasi Pariwisata, Royal Ambarrukmo kemudian ditunjuk dan dipilih sebagai ‘pilot project’ penerapan adaptasi kebiasaan baru di sektor perhotelan di DIY.
“Pada dasarnya kesiapan Royal Ambarrukmo Yogyakarta menuju penerapan ‘new normal’ telah memenuhi standardisasi yang ditentukan oleh pemerintah dan juga WHO, di sektor pariwisata pada umumnya dan perhotelan pada khususnya. Penyempurnaan dan penambahan beberapa kelengkapan serta kebutuhan akan menjadikannya layak sebagai proyek percontohan kedepannya.” ungkap Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Rose Sutikno, S.H, M.M. saat kunjungannya Jumat lalu ke seluruh area Royal Ambarrukmo Yogyakarta bersama seluruh jajaran manajemen RAY.
Dengan agenda peninjauan kedua serta simulasi yang disempurnakan pada akhir bulan Juli ini, Royal Ambarrukmo akan terus konsisten dalam menerapkan prosedur tetap, baik dari SDM dan juga sarana-prasarananya, saat seluruh 247 kamar tamunya dioperasikan kembali segera. Penambahan prosedur tetap ini menjadi salah satu langkah besar untuk memastikan kenyamanan, keamanan serta keselamatan seluruh tamu dan juga karyawan di dalamnya.
Informasi mengenai Royal Ambarrukmo Yogyakarta beserta fasilitas dan pelayanan primanya, akses website teranyarnya di www.royalambarrukmo.com , hubungi 0274 488 488 dan ikuti terus Instagram @royalambarrukmo. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.
Menyapa konsumen setia Honda, Astra Motor Yogyakarta kembali hadir dengan Honda Premium Matic Day (HPMD)