Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Ilustrasi/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 17 tenaga kesehatan (nakes) di Bantul terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona penyebab Covid-19. Dinas Kesehatan Bantul masih menelusuri penyebab tertularnya tenaga kesehatan dari penyakit yang disebabkan virus SARS CoV-2 tersebut.
“Tenaga kesehatan kami yang rawan risiko tinggi terkonfirm positif Corvid-19. Ada 17 orang baik medis dan paramedis,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo, dalam jumpa pers di Parasamya, Kompleks Pemkab Bantul, Kamis (23/7/2020).
BACA JUGA: Jokowi: 70 Juta Lebih Anak Indonesia Merasakan Dampak Corona
Agus mengatakan 17 tenaga medis dan paramedis yang tertular Covid-19 itu adalah akumulasi dari sejak awal pandemi Covid hingga saat ini. Sementara, yang masih dirawat sampai sekarang sebanyak 13 orang. Mereka sebagian besar bertugas di puskesmas, lainnya di rumah sakit rujukan Covid-19.
Menurut dia, tenaga medis itu ketahuan terinfeksi Corona dari hasil skrining yang menyasar 1.600 tenaga medis. Hasil tes Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) baru keluar untuk 500 orang. Beberapa puskesmas yang nakesnya terkonfirmasi positif sempat ditutup, yakni Puskesmas Pleret, Puskesmas Sewon II, Puskesmas Bantul II, Puskesmas Sedayu I, Puskesmas Kasuhan I dan II.
BACA JUGA: Pembelajaran Daring Temui Kendala, Jogja Siapkan Program Guru Ngaruhke Murid
Puskesmas yang masih ditutup adalah Sewon II, Bantul II, dan Sedayu I. Agus mengatakan terdapat sejumlah kemungkinan nakes tertular Covid, di antaranya tertular dari pasien, melakukan perjalanan ke luar daerah, atau tertular di lingkungan keluarga serta sekitar tempat tinggalnya.
"Tapi hakikatnya kami akan rapatkan barisan untuk melindungi nakes, paling tidak jajaran pelayanan diketatkan," ucap Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi kini berada di Laut Arab menuju Indonesia dan dijadwalkan tiba 17 September sebelum berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Astrid dan BI Solo menyerahkan sarana produksi kepada Kelompok Wanita Kreatif Surakarta untuk mengembangkan kain perca menjadi produk fashion bernilai ekonomi.
Pemerintah menyiapkan Rp17 triliun untuk bansos beras bagi 33,2 juta keluarga miskin pada Oktober-Desember 2026.
Sebanyak 27 pendamping PKH diperiksa KPK di Kantor Dinsos Jateng. Kepala Dinsos Jateng menjelaskan pemeriksaan terkait kasus di Kemensos.
Wanita diduga mabuk mengamuk dan merusak gerobak penjual pukis di Babarsari, Sleman. Polisi mengamankan kedua pihak untuk mediasi.