WeatherNext 3 Meluncur, AI Google Bikin Prediksi Cuaca Lebih Detail
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.
Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SRANDAKAN--Jumlah puskesmas di Bantul yang ditutup terus bertambah. Kali ini, giliran Puskesmas Srandakan yang harus menutup pelayanannya ke masyarakat.
“Iya, kami tutup dari Sabtu [1/8/2020]. Kami belum bisa memastikan kapan bisa memberikan pelayanan,” kata Kepala Puskesmas Srandakan Budi Setyowati, Senin (3/8/2020).
Ia mengungkapkan, alasan pihaknya menutup layanan untuk dilakukan sterilisasi serta disinfeksi usai 4 tenaga kesehatan (nakes) di tempat tersebut dinyatakan positif Covid-19, usai swab massal yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat.
BACA JUGA : Puskesmas di Bantul yang Ditutup karena Covid-19 Terus
Sejauh ini, tracing kepada keluarga dan orang yang sempat kontak erat dengan keempat nakes tersebut juga telah dilakukan. “Sementara hasil tes swab untuk 27 nakes lainnya sampai saat ini belum keluar. Kami masih menunggu hasilnya,” lanjut Budi.
Lebih lanjut ia memaparkan, rencana awal pihaknya ingin membuka layanan kesehatan secara terbatas, pada Selasa (4/8/2020). Namun, keputusan itu bergantung hasil tes swab ke-27 nakes yang kini belum keluar hasilnya.
“Jika tidak ada penambahan, besok mudah-mudahan pelayanan KIA, BP umum dan gigi sudah bisa kami layani,” terang Budi.
Camat Srandakan Anton Yulianto mengatakan, Puskesmas Srandakan belum pasti akan dibuka Selasa (4/8). Sebab, sampai saat ini masih ada hasil tes swab untuk 27 nakes di tempat tersebut yang belum keluar.
“Selain itu, strelisasi dan disinfeksi juga masih dilakukan,” katanya.
BACA JUGA : Seorang Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Kasihan 1
Anton menyatakan, sampai saat ini tracing terhadap orang yang sempat berkontak erat dengan 4 nakes positif di Puskesmas Srandakan terus dilakukan. Selain keluarga, beberapa warga di luar Kecamatan Srandakan juga ditelusur karena sempat berkontak dengan keempat nakes tersebut.
“Iya, ada yang dari luar Kecamatan Srandakan. Kalau jumlah berapa yang sudah ditracing, sejauh ini belum bisa diungkapkan. Sebab, tracing masih berjalan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google DeepMind merilis WeatherNext 3, AI prediksi cuaca global yang menghasilkan prakiraan setiap jam dengan resolusi hingga 5 km.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Sebanyak 42 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu sore.
Pesawat aerosport Sky Ranger jatuh dan terbakar di persawahan Blora. Dua awak selamat dengan luka ringan setelah pendaratan darurat.
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga 7 September 2026 akibat abu vulkanik Anak Krakatau.