Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Jogja angkat bicara mengenai dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Bambang Arianto. Dalam banyak kesempatan, Bambang menyebut dirinya adalah dosen UNU.
Bambang membuat heboh setelah di akun Facebook Bams Utara mengaku sering meminta beberapa orang untuk swinger atau tukar pasangan.
BACA JUGA: Perempuan Berjilbab Mayoritas Jadi Sasaran Pelecehan Seksual Dosen Kampus Islam di Jogja
Bambang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, korban, dan juga NU karena telah mencatut nama organisasi tersebut.
Belakangan, video itu lenyap bersamaan dengan hilangnya akun Facebook Bams Utara.
Kasus ini terkuak setelah beberapa perempuan, salah satunya Illian Deta Arta Sari, eks aktivis ICW, mengaku dilecehkan Bambang. Pelecehan itu berbentuk sexting (sex chating). Berkedok penelitian, Bambang ternyata memuaskan fantasi seksualnya dengan bercerita tentang swinger kepada ratusan perempuan, mayoritas berjilbab karena itu sesuai dengan obsesinya.
BACA JUGA: Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dosen Kampus Islam di Jogja Disebut Mencapai Ratusan
Pelecehan seksual ini cukup mengagetkan karena Bambang adalah dosen.
Rektor UNU Jogja, Purwo Santoso, mengatakan Bambang Arianto saat ini bukan dosen UNU. Bambang hanya pernah menajdi dosen tamu. “Kalaulah ada, permintaan sebagai dosen tamu. Berlaku pada sesi-sesi yang kami mintakan. Itu pun dulu, sebelum ada masalah,” kata Purwo, saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat Whatsapp, Senin (3/8/2020).
Purwo, Guru Besar Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, itu tidak menjelaskan kapan dan berapa lama Bambang menjadi dosen tamu di UNU.
Ia menegaskan penugasan Bambang sebagai dosen tamu selesai setelah penugasan, sehingga UNU menganggap Bambang bukan dosen karena tidak memiliki surat keputusan (SK) pengangkatan dosen. UNU juga tidak bisa menindaklanjuti pengakuan Bambang Arianto tersebut.
“Penugasan sebagai dosen tamu berakhir saat selesai penugasan. Saya enggak punya hubungan atau ikatan hukum, enggak bisa menindak,” kata Purwo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
ESDM menyatakan Indonesia masih bertahan dalam survival mode menghadapi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Survei SMRC menunjukkan hanya 15,7% masyarakat menilai ekonomi Indonesia baik, sementara penilaian negatif terhadap ekonomi dan hukum meningkat.