Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA--Pembukaan kegiatan belajar tatap muka di DIY akan dilakukan secara bertahap.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X berharap pembukaan kegiatan pendidikan tatap muka akan dilakukan secara bertahap dimulai dari perguruan tinggi kemudian diikuti jenjang di bawahnya.
"Mau saya itu ya dari kampus dulu baru nanti belakangan PAUD (pendidikan anak usia dini). Bukan PAUD dulu baru mahasiswa," kata Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (3/8/2020).
Menurut Sultan, pembukaan pendidikan dengan tatap muka di masa pandemi baik untuk mahasiswa di kampus maupun anak-anak sama-sama memiliki risiko penularan.
Oleh sebab itu, hingga saat ini Raja Keraton Yogyakarta ini masih menginginkan agar pendidikan jarak jauh (PJJ) diperkuat.
BACA JUGA: UGM Minta Warganya yang Jadi Korban Pelecehan Seksual Dosen Swinger untuk Melapor
Namun demikian, menurut dia, jika dimulai dari anak-anak risiko penularannya terlalu besar.
"Kita kan masih menunggu kehadiran mahasiswa maupun anak-anak sekolah, jadi risiko-risiko itu gede banget," katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bahwa Gubernur DIY selalu mengingatkan agar pembukaan sekolah atau perguruan tinggi tidak dilakukan secara gegabah.
"Kita ini kan tidak boleh gegabah ada pembelajaran tatap muka. Terutama untuk kelas-kelas kecil sehingga kita nanti uji cobanya justru di mahasiswa," kata dia.
Menurut dia, pembukaan pendidikan dengan tatap muka tidak perlu tergesa-gesa agar tidak justru memunculkan klaster penularan COVID-19 di lingkungan pendidikan.
"Kalau kita punya pengalaman untuk mahasiswa kemudian kita geser ke SMA. Pelan-pelan kita tidak tergesa-gesa. Maunya Ngarso Dalem (Sultan HB X) supaya tidak ada klaster pendidikan," kata Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
8 fakta dramatis Brasil vs Norwegia: gol dianulir, penalti gagal, Haaland 2 gol, dan Brasil tersingkir di 16 besar sejak 1990. Norwegia ke perempat final!
Hyundai Ioniq 5 menjadi mobil listrik non-Tesla terlaris di Amerika Serikat pada semester pertama 2026 dengan penjualan mencapai 20.730 unit.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini Senin 6 Juli 2026 terpantau stabil. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Atlético Madrid rekrut kiper sensasi Piala Dunia 2026, Vozinha, dengan nilai transfer Rp211 miliar. Kiper Tanjung Verde ini dikontrak hingga 2029.
Lewis Hamilton lolos dari penalti berat di GP Inggris 2026! Stewards hanya beri teguran untuk insiden bendera kuning. Podium ketiga tetap aman.