Penyebab Gempa Jogja M3,5: BMKG Ungkap Dipicu Aktivitas Sesar Opak
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Lokasi petugas DVI di Pantai Goa Cemara. /Ist-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL - Mitigasi harus disiapkan di kawasan wisata untuk meminimalisasi terjadi korban jiwa. Di sisi lain masyarakat dalam hal ini pengunjung harus lebih peka terhadap sejumlah aturan yang harus ditaati di lokasi wisata agar terhindar dari bencana.
Sebelumnya sebanyak tujuh wisatawan tenggelam di Pantai Goa Cemara, Bantul, Kamis (6/8/2020). Hingga Minggu (9/8/2020) sebanyak enam di antaranya telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sedangkan satu korban lagi masih dalam pencarian.
Anggota Fraksi PAN DPRD Sleman Raudi Akmal merasa tergugah dengan peristiwa tenggelamnya tujuh wisatawan di Pantai Goa Cemara. Peristiwa serupa juga pernah terjadi di beberapa wilayah di DIY seperti kasus Turi, Sleman, begitu juga daerah lainnya, di mana musibah di lokasi wisata yang menimbulkan korban jiwa.
Menurutnya mitigasi di kawasan wisata menjadi sangat penting untuk disiapkan dan dilakukan. "Mitigasi di kawasan wisata ini sangat penting untuk mengurangi adanya korban jiwa di lokasi wisata. Belum lama ini juga terjadi di Turi, Sleman dan Kulonprogo, ada wisatawan hanyut," katanya dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2020).
Ia menambahkan pembuatan standar operasional prosedur (SOP) di kawasan wisata sangat penting. Terutama pada kawasan wisata yang berpotensi menimbulkan bahaya. Di sisi lain para pelaku wisata juga harus difasilitasi untuk mendapatkan pelatihan dalam menangani terjadinya kecelakaan atau bencana. Tetapi pengunjung juga harus secara sadar mematuhi sejumlah SOP yang diberlakukan tersebut. Apalagi di kawasan pantai selatan dengan adanya arus rip current sangat berbeda dengan pantai lainnya, hal ini harus dipahami pengunjung.
Baca Juga: Hingga Minggu Siang, Jenazah Balita Korban Goa Cemara Belum Ditemukan
"Menurut kami ini perlu menjadi konsentrasi ke depan bahwa perlu ada SOP yang harus dipatuhi okeh pengunjung di suatu tempat wisata," katanya.
Raudi menyatakan keprihatinannya atas kasus tenggelamnya tujuh wisatawan di Pantai Goa Cemara. Ia meyakini ada hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa tersebut. Di sisi lain pihaknya juga mengapresiasi para relawan yang telah menemukan korban.
"Kami mengunjungi keluarga korban di Sleman untuk memberikan dukungan, berbela sungkawa atas peristiwa ini. Kami juga memantau langsung di lokasi kejadian bagaimana relawan bekerja secara maksimal melakukan pencarian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Kementerian PU mengerahkan 10 personel dan dua truk tangki air untuk membantu penanganan karhutla di Bulungan, Kalimantan Utara.
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.