Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease atau Covid-19 Bantul mencatat penambahan 25 pasien positif Covid-19 dalam sehari pada 20 Agustus 2020. Total warga Bumi Projotamansari yang terkena virus Corona selama pandemi sebanyak 369 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 121 orang di antaranya adalah tenaga kesehatan (nakes).
Ke-25 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terbaru tersebar di sejumlah kecamatan, yakni Bantul satu orang. Sedayu empat orang, Pajangan satu orang, Srandakan satu orang, Banguntapan lima orang, Kasihan tiga orang, Kretek satu orang, Jetis satu orang, Piyungan satu orang, Sanden tiga orang, dan Sewon empat orang.
“Tambahan pasien sembuh jumlah empat orang,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Sri Wahyu Joko Santoso, Jumat (21/8/2020).
BACA JUGA: Ini Wilayah DIY yang Diterjang Angin Kencang Selama Dua Hari
Sri Wahyu mengatakan lonjakan kasus Covid-19 di Bantul dari hari ke hari terdeteksi berdasarkan screening massal terhadap karyawan kesehatan di berbagai layanan kesehatan, mulai dari layanan kesehatan pertama dan puskesmas serta rumah sakit rujukan khusus Covid-19. Dari kasus yang positif terutama nakes, pihaknya perlu menelusuri orang-orang yang berkontak langsung dengan pasien tersebut. “Untuk nakes sampai hari ini sudah 121 orang yang terekap sejak April sampai hari ini. orang tanpa gejala semuanya,” kata Sri Wahyu.
Pria yang akrab disapa dokter Oki ini mengatakan tidak hanya nakes namun sebagian besar pasien terkonfirmasi positif Covid-19 adalah OTG. Perawatan pasien OTG pun, kata dia tidak semuanya dilakukan di rumah sakit. Ada yang di shelter.
Ada dua shelter yang sudah disiapkan dan sudah terisi, yakni Shelter Gedung Semaul Sumbermulyo Bambanglipuro dengan kapasitas 15 orang, dan Shelter Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (UPTD BPSDMP) Dinas Pertanian DIY di Panggungharjo, Sewon Bantul. Oki mengatakan shelter di BPSDM mampu menampung 25 orang.
BACA JUGA: Diringkus di Klaten, Pelaku Penyerangan Atas Nama Agama di Solo Sempat Dikira Teroris
Sementara yang dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro ada sekitar 30-an orang. Pasien Covid-19 lainnya diopname di beberapa rumah sakit rujukan khusus Covid-19. “RS Lapangan Khusus Covid-19 Bambanglipuro sudah limit. Sebenarnya kapasitas 50 orang. kalau diisi semua maksimal 40 orang, karena 10 ruangan lainnya untuk cohorting,” ucap Oki.
Oki menambahkan banyaknya nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak terlalu berpengaruh. Kecuali layanan-layanan tertentu yang mengharuskan tutup sementara seperti yang sudah dilakukannya penutupan beberapa puskesmas selama dua hari, selain itu dalam pelayanan kesehatan masyarakat juga diberlakukan sistem sif, sehingga yang terkonfirmasi positif bisa digantikan sementara dengan petugas keseatan lainnya.
Saat ini perawatan pasien Covid-19 juga lebih cepat, “Cukup satu kali tes swab yang sudah negatif sudah bisa pulang, kecuali nakes harus dua kali hasil negatif,” ujar Oki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Dishub Jogja menjaring 24 kendaraan dalam operasi gabungan di Jalan Bantul. Mayoritas pelanggaran terkait masa berlaku uji KIR.
Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY resmi membuka Yogyakarta Komik Week 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Selasa (8/9/2026).
Jalur pendakian Gunung Raung Banyuwangi ditutup sementara setelah kebakaran sekitar setengah hektare terjadi di kawasan puncak.
Kota Magelang memperkuat program DEKSI untuk menghadapi risiko kesehatan akibat perubahan iklim dengan melibatkan kelurahan dan masyarakat.
Sebanyak 14 SPPG di DIY disuspend, terdiri dari 3 terkait dugaan keracunan MBG dan 11 karena belum memiliki SLHS.