Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Pengunjung dan warga Malioboro menghentikan aktivitas untuk menyaksikan gaok di Pasar Beringharjo berbunyi, Senin (17/8/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah\n
Harianjogja.com, JOGJA-Malioboro kembali dibanjiri pengunjung pada akhir pekan libur panjang tahun baru islam 1442 hijriah, mulai Kamis sampai Minggu (20-23/8). Jumlah pengunnjung diperkirakan dua kali lipat dari pekan sebelumnya, yang juga momen libur panjang hari kemerdekaan RI.
Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Malioboro, Ekwanto, menjelaskan puncak keramaian terjadi pada Sabtu (22/8/2020) yakni sebanyak 5.149 pengunjung. “kamis ada 4.781 pengunjung, Jumat ada 3.772 pengunjung. Minggu masih dalam proses,” ujarnya, Minggu (23/8/2020).
Pada libur panjang akhir pekan sebelumnya, jumlah pengunjung terbanyak dalam sehari hanya sekitar 2.000 pengunjung. Waktu itu, petugas atau Jogoboro kewalahan menjaga pengunjung karena jumlahnya yang terbatas yakni hanya 36 personel yang dibantu Dinas Perhubungan dan Satpol PP masing-masing 24 petugas.
Kendati meningkat, pada akhir pekan ini kondisi Malioboro lebih kondusif karena Jogoboro dibantu oleh personil gabungan dari Dishub, Satpol PP, dan Linmas Kecamatan yang totalnya sejumlah 398 personil yang dibagi ke dalam dua sif. Personil gabungan ini disiagakan selama empat hari, Kamis hingga Minggu (20-23/8/2020).
Jogoboro, bertugas di pintu masuk setiap zona, Dishub memastikan jalur cepat lancer tidak ada kendaraan berhenti, sementara Satpol PP fokus pada penjagaan protokol Kesehatan dan mengurai kerumunan. “Lalu lintas padat tapi masih bergerak, banyak warga Jogja yang hanya lewat ditambah wisatawan luar kota juga,” ujarnya.
Dengan penjagaan lebih maksimal, peraturan Malioboro yang membatasi 500 pengunjung setiap zona serta pembagian jalur pedestrian timur untuk ke selatan dan pedestrian barat untuk ke utara bisa lebih maksimal diterapkan. “Sempat menghentikan pengunjung masuk juga karena kapasitas sudah penuh. Untuk jalur sudah lebih tertib meski masih ada satu-dua yang melanggar,” katanya.
Pada penerapan protokol Kesehatan khususnya pemakaian masker, petugas juga dibantu oleh Satpol PP DIY sebanyak 50 personil untuk mengedukasi pemakaian masker yang benar. Pemakaian masker yang diturunkan atau dilepas menjadi sasaran dalam operasi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.