Kronologi Terbongkarnya Penyadapan Presiden oleh Listyo Sigit, Berawal dari Hapus File
Polri menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap nomor Prabowo dan sejumlah tokoh. Sebanyak 11 ponsel disita.
Sutrisna Wibawa. /Ist-Instagram @sutrisna.wibawa
Harianjogja.com, SLEMAN - Rektor Universitas Negeri Yogyakarta [UNY], Sutrisna Wibawa memberi isyarat dirinya akan mundur dari jabatannya dalam waktu dekat. Langkah tersebut merupakan tanda keseriusannya untuk melenggang ke ajang Pilkada Serentak Gunungkidul 2020 mendatang.
Dalam cuitannya melalui akun Twitter pribadi @sutrisna_wibawa pada Sabtu, (29/8/2020) kemarin, isyarat itu ia sampaikan kala melepas peserta wisuda untuk terakhir kalinya sebagai Rektor UNY.
Baca juga: Diajukan Nasdem, Immawan-Martanti Tegaskan Tak Mundur dari Partai yang Besarkan Namanya
“Alhamdulillah, hari ini selesai melaksanakan kewajiban memimpin prosesi wisuda terakhir sebagai Rektor UNY. Sejak 2017 sampai sekarang, sudah puluhan ribu lulusan UNY yang saya tanda tangani ijazahnya dan saya saksikan langsung bagaimana mereka mengikuti wisuda dengan penuh haru,” tulisnya.
Saat dimintai konfirmasi oleh Harianjogja.com soal cuitan itu, Sutrisna membenarkannya. Dalam PP Nomor 17 Tahun 2020 Pasal 254, seorang Aparatur Sipil Negara [ASN] wajib mengundurkan diri saat hendak ditetapkan sebagai calon presiden dan wakil presiden, ketua, wakil ketua, dan anggota DPR, ketua, wakil ketua, dan anggota DPD, gubernur dan wakil gubernur, atau bupati/wali kota beserta wakilnya.
Baca juga: PKS Ingatkan Cara Menangkan Pilkada Harus Kedepankan Akhlakul Karimah
Sutrisna memastikan dirinya sudah tidak lagi menjadi Rektor UNY mulai Selasa, (22/9/2020) mendatang. Sebab, sehari berselang, Komisi Pemilihan Umum [KPU] Gunungkidul mulai menetapkan secara resmi siapa saja yang bakal bertarung di Pilkada Serentak 2020. Sutrisna termasuk satu orang di antaranya.
Mantan Sekretaris Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi [Kementistekdikti] itu yakin bisa mengungguli perolehan suara para kompetitornya. Saat ini sudah ada empat partai politik yang merapat dan serius memberikan dukungan.
“Saya sudah dapat 3 SK untuk syarat KPU: PAN, PKS, dan Demokrat. Gerindra sudah keluar [rekomendasi], SK sedang proses,” terang Sutrisna kepada Harianjogja.com, Minggu, (30/8/2020).
Laki-laki yang kondhang karena aktivitasnya di media sosial itu mengaku saat ini masih fokus melakoni perannya sebagai Rektor UNY. Terhitung masih ada kurang lebih 20 hari sebelum akhirnya resmi mengundurkan diri. Awal bulan September 2020, katanya ia masih harus menuntaskan prosesi penerimaan mahasiswa baru dan perkuliahan semester gasal yang digelar secara daring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polri menetapkan tiga tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap nomor Prabowo dan sejumlah tokoh. Sebanyak 11 ponsel disita.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.