Diajukan Nasdem, Immawan-Martanti Tegaskan Tak Mundur dari Partai yang Besarkan Namanya

Deklarasi pencalonan dari Partai Nasdem untuk mengusung Immawan Wahyudi-Martanty Soenar Dewi di Pilkada Gunungkidul di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Sabtu (29/8 - 2020). Harian Jogja/David Kurniawan
30 Agustus 2020 11:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Immawan Wahyudi dan Martanty Soenar Dewi resmi menjadi bakal bapasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Nasdem. Keduanya pun kompak untuk tidak mundur dari parti yang membesarkannya.

Diketahui, Wakil Bupati Immawan Wahyudi sangat identik dengan PAN karena termasuk kader dan pernah menjabat sebagai Ketua DPW PAN DIY. Hal yang sama juga terlihat pada Martanty karena tercatat sebagai salah satu kader Golkar karena aktif di pengurusan DPD di Jawa Timur.

Baca juga: Begini Sejarah Politik Gentong Babi yang Kini Banyak Terjadi dalam Pilkada

Keduanya pun sempat mengikuti penjaringan di masing-masing partai. Namun tidak mendapatkan rekomendasi karena PAN sudah memilih pasangan Sutrina Wibawa-Mahmud Ardi Widanto dan Golkar menjatuhkan pilihan kepada duet Mayor Sunaryanto-Heri Susanto. Tidak terpilihnya kedua orang ini diambil peluang oleh Nasdem untuk memasangkan Immawan dengan Martanty di Pilkada Gunungkidul 2020.

Bakal Calon Bupati dari Partai Nasdem, Immawan Wahyudi mengatakan, untuk masalah keanggotaan di PAN akan mengikuti aturan yang sepertinya dan menyerahkan sepenuhnya ke DPP yang memiliki kewenaangan. “Saya ikuti dan menunggu saja,” katanya di acara deklarasi pencalonan kepala daerah Partai Nasdem di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Sabtu (29/8/2020).

Baca juga: Arah Dukungan pada Pilkada Sleman, Ini Penjelasan Golkar

Menurut dia, politik merupakan konstitusional dan suka rela sehingga tidak ada masalah sehingga akan mengikuti alur yang ditetapkan.

Pernyataan lebih tegas disuarakan oleh Calon Wakil Bupati Martanty Soenar Dewi. Meski mengungkapkan masih akan melihat situasi dan kondisi, namun ia menegaskan untuk saat ini tidak akan mundur dari Golkar. “Saya tidak mencedarai Golkar. Jadi, tidak ada alasan untuk mundur,” katanya.

Menurut dia, pernah maju dalam penjaringan dari Golkar dan tidak mendapatkan rekomendasi. Oleh karenanya pada saat ada partai yang mengajak maka menyambut baik karena untuk memajukan Gunungkidul bisa berasal dari mana saja.

Martanty pun berjanji selama kampanye tidak akan menggunakan atribut Partai Golkar karena diusung dari Partai Nasdem. “Ya kalau saya memakai, pasti ada yang kebakaran jenggot. Bahwa kemudian ada kader yang ikut adalah hak mereka. Saya juga berhak mengajak siapapun untuk bergabung mendukung saya termasuk kader di Partai Golkar,” katanya.