Advertisement

Wisata Bantul Sepi Saat Ramadan, Pelaku Usaha Fokus Benahi Fasilitas

Kiki Luqman
Selasa, 03 Maret 2026 - 14:57 WIB
Maya Herawati
Wisata Bantul Sepi Saat Ramadan, Pelaku Usaha Fokus Benahi Fasilitas Foto ilustrasi. Wisatawan memadati pantai Parangtritis, Senin (16/2 - 2026). Kiki Luqman

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kunjungan wisata Bantul selama Ramadan 2026 tercatat melandai signifikan. Meski sektor pariwisata di Bumi Projotamansari tampak sepi, pelaku usaha justru memanfaatkan momentum ini untuk membenahi fasilitas dan meningkatkan kesiapan menjelang libur Lebaran.

Kepala Dispar Bantul, Saryadi, menyebut penurunan kunjungan wisata Bantul saat Ramadan merupakan siklus tahunan yang sudah diperhitungkan. Periode ini dimanfaatkan sebagai waktu perawatan intensif sarana dan prasarana agar layanan lebih optimal ketika arus wisatawan meningkat.

Advertisement

“Misalnya pelaku jip banyak yang tidak jalan atau beroperasi. Alhasil jipnya direparasi, dicat, diperbaiki, sehingga libur Lebaran sudah siap disewa oleh pengunjung,” tutur Saryadi pada Selasa (3/3/2026).

Operator jip wisata memilih menghentikan operasional sementara untuk maintenance, termasuk pengecatan dan perbaikan teknis kendaraan.

Langkah serupa dilakukan pengelola wahana rekreasi lain, mulai dari ATV hingga wisata berkuda. Fokus diarahkan pada pemulihan operasional dan pengecekan kelaikan fasilitas pendukung agar kunjungan wisata Bantul saat Lebaran dapat terlayani maksimal.

Di tengah lesunya kunjungan wisata Bantul selama Ramadan, ketahanan ekonomi pelaku usaha dinilai tetap terjaga. Saryadi menjelaskan mayoritas penggerak wisata tidak hanya bergantung pada satu sumber pendapatan.

Banyak di antaranya memiliki usaha di sektor agraria maupun peternakan. “Banyak di antara mereka memiliki pekerjaan tambahan, mulai dari bertani, beternak, hingga menjalankan usaha lain. Dengan begitu, sumber pemasukan tetap berjalan meski kunjungan wisatawan sedang turun,” katanya.

Strategi adaptif juga terlihat di sektor kuliner. Pelaku usaha rumah makan menerapkan strategi jemput bola dengan menawarkan paket buka puasa bersama berharga kompetitif bagi masyarakat lokal. Upaya ini ditempuh untuk menyiasati turunnya kunjungan wisata Bantul yang berdampak langsung pada omzet.

Kondisi tersebut diakui Marlan, pemilik Rumah Makan Seafood Memori di Pantai Depok. “Ya mau akhir pekan atau hari biasa di bulan Ramadan kunjungan wisatawan sepi. Otomatis pesanan menu seafood juga turun drastis,” ujarnya.

Meski demikian, para pelaku usaha di kawasan pesisir tetap menyiapkan fasilitas dan strategi promosi sejak dini agar lonjakan kunjungan wisata Bantul saat libur Lebaran dapat disambut dengan layanan yang lebih prima, seiring pergerakan wisatawan yang diperkirakan meningkat mendekati hari raya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

Gempa Magnitudo 5,7 Terjadi di Tuapejat Mentawai, Picu Kepanikan

News
| Sabtu, 04 April 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement