Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 24 penambahan kasus positif pada Minggu (30/8/2020). Domisili Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak sembilan kasus. Sementara delapan kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 1.379, perempuan 23 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.380, perempuan 16 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.381, laki-laki 28 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.382, perempuan 60 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.383, perempuan 47 tahun, Kota Jogja;
Kasus 1.384, perempuan 36 tahun, Sleman; Kasus 1.385, laki-laki 33 tahun, Sleman; Kasus 1.386, perempuan 78 tahun, Sleman; Kasus 1.387, laki-laki 47 tahun, Sleman; Kasus 1.388, perempuan 43 tahun, Sleman; Kasus 1.389, laki-laki 48 tahun, Sleman; Kasus 1.390, perempuan 30 tahun, Sleman; Kasus 1.391, perempuan 40 tahun, Bantul; Kasus 1.392, perempuan 18 tahun, Bantul;
Kasus 1.393, perempuan 32 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.394, laki-laki 29 tahun, Bantul; Kasus 1.395, perempuan 39, Sleman; Kasus 1.396, laki-laki 73 tahun, Bantul; Kasus 1.397, laki-laki 27 tahun, Sleman; Kasus 1.398, perempuan 36 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.399, perempuan 24 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.400, laki-laki 38 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.401, perempuan 53 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.402, laki-laki 44 tahun, Kota Jogja.
Riwayat setiap kasus meliputi Kasus 1.379 hasil tracing Kasus 1.129, Kasus 1.380 hasil tracing kasus 1.267, Kasus 1.381 hasil tracing Kasus 1.099, Kasus 1.382 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.383 hasil tracing Kasus 1.309, Kasus 1.384-1.387 dalam penelusuran, Kasus 1.388-1.389 hasil tracing kasus poritif, Kasus 1.390 dalam penelusuran, Kasus 1.391 hasil tracing Kasus 1.008.
Kasus 1.392 dan 1.393 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.394-1.397 dalam penelusuran, Kasus 1.398 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.399 dalam penelusuran, Kasus 1.400 kontak dengan keluarga dari Semarang, Kasus 1.401 dalam penelusuran, Kasus 1.402 pelaku perjalanan dari Jakarta. “Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 662 sampel dari 550 orang,” ujarnya.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Gunungkidul 5 kasus, Kulonprogo 2 kasus dan Sleman 1 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 24 Positif, 8 Sembuh
JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 24 penambahan kasus positif pada Minggu (30/8). Domisili Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak sembilan kasus. Sementara delapan kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 1.379, perempuan 23 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.380, perempuan 16 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.381, laki-laki 28 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.382, perempuan 60 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.383, perempuan 47 tahun, Kota Jogja;
Kasus 1.384, perempuan 36 tahun, Sleman; Kasus 1.385, laki-laki 33 tahun, Sleman; Kasus 1.386, perempuan 78 tahun, Sleman; Kasus 1.387, laki-laki 47 tahun, Sleman; Kasus 1.388, perempuan 43 tahun, Sleman; Kasus 1.389, laki-laki 48 tahun, Sleman; Kasus 1.390, perempuan 30 tahun, Sleman; Kasus 1.391, perempuan 40 tahun, Bantul; Kasus 1.392, perempuan 18 tahun, Bantul;
Kasus 1.393, perempuan 32 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.394, laki-laki 29 tahun, Bantul; Kasus 1.395, perempuan 39, Sleman; Kasus 1.396, laki-laki 73 tahun, Bantul; Kasus 1.397, laki-laki 27 tahun, Sleman; Kasus 1.398, perempuan 36 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.399, perempuan 24 tahun, Gunungkidul; Kasus 1.400, laki-laki 38 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.401, perempuan 53 tahun, Kota Jogja; Kasus 1.402, laki-laki 44 tahun, Kota Jogja.
Riwayat setiap kasus meliputi Kasus 1.379 hasil tracing Kasus 1.129, Kasus 1.380 hasil tracing kasus 1.267, Kasus 1.381 hasil tracing Kasus 1.099, Kasus 1.382 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.383 hasil tracing Kasus 1.309, Kasus 1.384-1.387 dalam penelusuran, Kasus 1.388-1.389 hasil tracing kasus poritif, Kasus 1.390 dalam penelusuran, Kasus 1.391 hasil tracing Kasus 1.008.
Kasus 1.392 dan 1.393 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.394-1.397 dalam penelusuran, Kasus 1.398 hasil skrining karyawan Kesehatan, Kasus 1.399 dalam penelusuran, Kasus 1.400 kontak dengan keluarga dari Semarang, Kasus 1.401 dalam penelusuran, Kasus 1.402 pelaku perjalanan dari Jakarta. “Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 662 sampel dari 550 orang,” ujarnya.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Gunungkidul 5 kasus, Kulonprogo 2 kasus dan Sleman 1 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 1.397 kasus, dengan 976 kasus telah sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
OJK mencatat Rp811,1 miliar dana korban scam berhasil diblokir. Sebanyak Rp207,16 miliar telah dikembalikan kepada korban.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Jogja, mencapai 91,407 persen dan ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Presiden Prabowo berkomitmen membangun ekosistem sepak bola hingga daerah dan menggandeng klub profesional bersama FIFA.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.