PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul memastkan kampanye bakal calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) 2020 ini lebih banyak memanfaatkan jaringan internet ketimbang tatap muka langsung karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Bawaslu sudah mengantisipasinya dengan membentuk tim khusus pengawasan kampanye online atau dalam jaringan (daring).
Anggota Bawaslu Bantul, Nuril Hanafi, mengatakan tim khusus atau Pokja Pengawasan Kampanye Daring Pilkada 2020 beranggotakan sembilan orang yang terdiri dari anggota dan staf Bawaslu serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Tim pokja pengawasan kampanye sudah mulai bekerja,” kata dia saat dihubungi Rabu (16/9/2020).
BACA JUGA: Empat Anggota DPRD DIY Positif Corona! Gedung Dewan Ditutup
Meski kampanye baru akan dimulai pada 26 September mendatang dan berlangsung selama 71 hari, pengawasan kampanye daring sudah mulai dilakukan dengan memantau media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Pengawasan juga dilakukan secara langsung melalui pengawas tingkat kecamatan sampai desa karena sudah ada kegiatan di masing-masing pasangan bakal calon bupati maupun bupati Bantul beserta timnya.
Sejauh ini, Nuril mengaku belum menemukan adanya pelanggaran kampanye. Bawaslu juga terus berkoordinasi dengan KPU terkait dengan teknis kampanye via daring yang akan dilakukan dari masing-masing bakal pasangan calon. Ia juga meminta tim dari pasangan calon memberitahukannya. “Kami minta kepada semua peserta kalau ada kegiatan termasuk kampanye via daring diberi tahu.
BACA JUGA: Desa Wisata Kasongan Masih Tutup, Pesanan Gerabah Meroket
Ketua Bawaslu Bantul, Harlina, mengatakan pengawasan kampanye daring akan diutamakan pada akun-akun media sosial yang terdaftar di KPU Bantul. Namun akun yang tidak terdaftar juga menjadi bidikan. Bawaslu sudah bekerja sama dengan lembaga lainnya untuk menangani pelanggaran yang mengarah pada pidana umum.
“Misalnya [pelanggaran] Undang-Undang Pilkada tidak terpenuhi, maka bisa jadi melanggar undang-undang lain misalnya Undang-Undang ITE, kami sudah bekerja sama dengan lembaga lain, minta semua lembaga yang ikut mengawal,” kata Harlina.
Ia berharap pilkada tahun ini berjalan lancar meski digelar di tengah pandemi Covid-19. Harlina juga meminta semua pihak berkepentingan untuk meningkatkan edukasi demokrasi dan menaati protokol kesehatan. “Kalau semua punya edukasi demokrasi baik, tentunya pemimpin yang dipilih juga berkualitas dan berintegritas,” ujar Harlina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Batang memperluas program seragam gratis ke SD dan SMP swasta. Anggaran Rp3,8 miliar disiapkan untuk menjangkau sekitar 23.000 siswa baru.
Media Vietnam memuji kenaikan ranking FIFA Timnas Indonesia ke posisi 118 dunia. Garuda meraih tambahan 12,25 poin usai mengalahkan Oman dan Mozambik.
Sebanyak 84 siswa-siswi kelas VI SD Negeri Keputran "A" dinyatakan lulus. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) meraih peringkat terbaik ke-5 se-Kota Yogyakarta.
Harley-Davidson memindahkan produksi mesin Revolution Max ke AS sebagai bagian dari strategi efisiensi, penguatan manufaktur domestik, dan transformasi bisnis.
Pemkab Gunungkidul merencanakan pilihan lurah serentak pada 26 September 2026 di 31 kalurahan. Anggaran Rp2,6 miliar telah disiapkan dalam APBD 2026.