Inflasi Gunungkidul Oktober 2026 Tertinggi di DIY Capai 3,12%
Inflasi Gunungkidul pada Oktober 2026 mencapai 3,12%, tertinggi di DIY dan mulai mendekati batas toleransi pemerintah sebesar 3,5%.
Ilustrasi Buku/Reuters
Harianjogja.com, KARANGMOJO – Sedikitnya 32 peserta mengikuti pelatihan pembawa acara dalam Bahasa Jawa yang berlangsung selama tiga hari di Balai Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Kegiatan ini selain sebagai upaya melestarikan bahasa juga untuk meregenerasi pembawa acara yang saat ini didominasi oleh orang tua.
Kepala Bidang Sejarah, Bahasa dan Sastra, Kundha Kabudayan Gunungkidul, Sigit Pramudyanto mengatakan, acara pelatihan pembawa acara atau MC berbahasa jawa merupakan program yang digalakan oleh pemkab, guna menunjang keistimewaan di DIY. Menurut dia, penyelengaraan di Balai Kalurahan Bejiharjo merupakan yang pertama.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Tanamkan Karakter Keluhuran Budi lewat
“Rencananya kalurahan lain juga akan menyelenggarakan pelatihan MC berbahasa Jawa ini,” kata Sigit kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).
Dia menjelaskan, pelatihan ini diselenggarakan selama tiga hari mulai Selasa (15/9/2020) hingga Kamis (17/9/2020). Total ada 32 peserta yang berasal dari perwakilan dari karangtaruna hingga kelompok sadar wisata di Bejiharjo.
“Mayoritas yang ikut masih berusia muda. Jadi, pelatihan tidak hanya melesetarikan Bahasa Jawa, tapi juga bagian dari regenarasi karena MC sekarang ini sudah berusia lanjtu,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua Desa Budaya Bejiharjo yang juga sebagai penanggung jawab pelatihan MC ini, Sujarwo. Menurut dia, keberadaan pembawa acara dalam bahasa jawa didominasi orang tua. Oleh karenanya, melalui kegiatan ini ada peremajaan sehingga kalangan muda mendapatkan untuk bisa tampil.
BACA JUGA : Tak Hanya \'Tilik\', Kata Ini Juga Punya Arti Beda Menurut
Ia menjelaskan, selama tiga hari pelatihan, para peserta diberikan berbagai materi, mulai dari pratik tulisan maupun tulisan. Adapun di hari terakhir, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikan hasil dari pelatihan dengan tampil di depan peserta lainnya.
“Ada penilaiannya karena ini bagian dari latihan menjad MC dalam bahasa Jawa,” kata Sujarwo.
Menurut dia, pelatihan ini bisa menjadi modal bagi para peserta untuk menjadi pembawa acara berbahasa Jawa. Pasalnya, dari sisi materi sudah mendapatkan sehingga perlu diasah agar semakin mahir dan fasih menggunakan bahasa Jawa.
“Harus terus dilatih karena dengan terbiasa maka akan semakin lancar menjadi MC berbahasa Jawa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi Gunungkidul pada Oktober 2026 mencapai 3,12%, tertinggi di DIY dan mulai mendekati batas toleransi pemerintah sebesar 3,5%.
KA Pandawa Jogja-Semarang beroperasi 1 Desember 2026. Simak jadwal keberangkatan, stasiun pemberhentian, dan harga tiketnya.
DPUPKP Sleman menargetkan pemeliharaan 450 km jalan pada 2026 untuk mengantisipasi kerusakan dan genangan saat musim hujan.
KPK memanggil Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai saksi kasus dugaan korupsi yang menjerat Hamenang Wajar Ismoyo.
Pria 35 tahun asal Gunungkidul tewas tertemper kereta pengangkut BBM di jalur KA Gamping, Sleman, Kamis dini hari.
Kasus DBD Sleman turun menjadi 109 hingga Oktober 2026. Dinkes mengingatkan warga rutin melakukan 3M Plus saat musim hujan.