Gunungkidul Siap Pasok Kebutuhan Hewan Kurban DIY dan Sekitarnya
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Ilustrasi Buku/Reuters
Harianjogja.com, KARANGMOJO – Sedikitnya 32 peserta mengikuti pelatihan pembawa acara dalam Bahasa Jawa yang berlangsung selama tiga hari di Balai Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Kegiatan ini selain sebagai upaya melestarikan bahasa juga untuk meregenerasi pembawa acara yang saat ini didominasi oleh orang tua.
Kepala Bidang Sejarah, Bahasa dan Sastra, Kundha Kabudayan Gunungkidul, Sigit Pramudyanto mengatakan, acara pelatihan pembawa acara atau MC berbahasa jawa merupakan program yang digalakan oleh pemkab, guna menunjang keistimewaan di DIY. Menurut dia, penyelengaraan di Balai Kalurahan Bejiharjo merupakan yang pertama.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Tanamkan Karakter Keluhuran Budi lewat
“Rencananya kalurahan lain juga akan menyelenggarakan pelatihan MC berbahasa Jawa ini,” kata Sigit kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).
Dia menjelaskan, pelatihan ini diselenggarakan selama tiga hari mulai Selasa (15/9/2020) hingga Kamis (17/9/2020). Total ada 32 peserta yang berasal dari perwakilan dari karangtaruna hingga kelompok sadar wisata di Bejiharjo.
“Mayoritas yang ikut masih berusia muda. Jadi, pelatihan tidak hanya melesetarikan Bahasa Jawa, tapi juga bagian dari regenarasi karena MC sekarang ini sudah berusia lanjtu,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua Desa Budaya Bejiharjo yang juga sebagai penanggung jawab pelatihan MC ini, Sujarwo. Menurut dia, keberadaan pembawa acara dalam bahasa jawa didominasi orang tua. Oleh karenanya, melalui kegiatan ini ada peremajaan sehingga kalangan muda mendapatkan untuk bisa tampil.
BACA JUGA : Tak Hanya \'Tilik\', Kata Ini Juga Punya Arti Beda Menurut
Ia menjelaskan, selama tiga hari pelatihan, para peserta diberikan berbagai materi, mulai dari pratik tulisan maupun tulisan. Adapun di hari terakhir, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikan hasil dari pelatihan dengan tampil di depan peserta lainnya.
“Ada penilaiannya karena ini bagian dari latihan menjad MC dalam bahasa Jawa,” kata Sujarwo.
Menurut dia, pelatihan ini bisa menjadi modal bagi para peserta untuk menjadi pembawa acara berbahasa Jawa. Pasalnya, dari sisi materi sudah mendapatkan sehingga perlu diasah agar semakin mahir dan fasih menggunakan bahasa Jawa.
“Harus terus dilatih karena dengan terbiasa maka akan semakin lancar menjadi MC berbahasa Jawa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Renovasi Mandala Krida dikaji UGM selama 5 bulan. Tribun timur yang bergoyang jadi sorotan, Pemda DIY diminta hati-hati.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.