Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemkot Jogja mengungukapkan awal mula karyawan mi di daerah Kotabaru, Jogja ketahuan terinfeksi Covid-19.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa mulanya karyawan warung mi yang terkonfirmasi positif sempat mengeluhkan indra penciumannya yang menghilang.
"Sebenarnya kasusnya sudah tanggal 15 September 2020, salah satu pegawainya itu kehilangan indra penciumannya. Kemudian sudah diminta isolasi, Swab, 25 September 2020 hasilnya keluar kemudian isolasi," terangnya.
Disebutkan Heroe di wilayah Gondokusuman, dua hari lalu telah bertemu pimpinan warung mi, kemudian ditutup dan dilakukan disinfektan. "Juga melakukan Tracing apakah ada potensi berkembang di sana," jelasnya.
Jika dilihat dari awal gejala muncul, Heroe mengatakan sudah 15 hari lebih karyawan warung mi yang positif jalani isolasi.
"Kita sekarang memetakan men-tracing apakah ada sebaran di sana, melakukan maping terhadap intensitas interaksi nya termasuk kalau sudah ada hasil Rapid Test-nya, nah rapidR Test akan menjadi bahan Tracing apakah langsung di Swab atau apa, teman-teman [Dinkes] yang menentukan," tegasnya.
BACA JUGA: 37 Kasus Positif Covid-19 Hari Ini di DIY, 24 Didominasi Sleman
Camat Gondokusuman, Guritno menjelaskan jika warung mi telah ditutup sejak Selasa (29/9/2020). Disinfektasi area warung pun telah dilakukan sehari berselang setelah penutupan. Dijelaskan Guritno setidaknya 30 karyawan warung pun menjalani RDT. "Sudah di-rapid semua dan kebanyakan non-reaktif," terang Guritno pada Kamis (1/10/2020).
Disebutkan Guritno dari 30 karyawan yang jalani RDT, empat diantaranya reaktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.