Polisi Buru Pengemudi Misterius Pemicu Kecelakaan Maut di Monjali

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Sabtu, 18 Juli 2026 16:07 WIB
Polisi Buru Pengemudi Misterius Pemicu Kecelakaan Maut di Monjali

Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman masih memburu pengemudi kendaraan yang diduga menjadi pemicu kecelakaan maut di Jalan Monjali, Mlati, Sleman, Kamis (16/7/2026) malam. Kendaraan yang identitasnya belum diketahui itu diduga menabrak seorang pejalan kaki hingga korban terpental ke jalur berlawanan dan kembali terlibat kecelakaan dengan mobil lain.

Korban diketahui berinisial S (64), warga Kota Jogja, yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir. Meski sempat mendapatkan perawatan medis di RSUP Dr. Sardjito, korban akhirnya meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.

Korban Diduga Tertabrak Kendaraan Tak Dikenal

Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi kejadian, korban sedang menyeberang di Jalan Monjali ketika terjadi benturan dengan kendaraan yang hingga kini belum berhasil diidentifikasi.

"Berdasarkan hasil penanganan awal di lokasi kejadian, diduga seorang pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan terlibat benturan dengan kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya," terang Argo pada Jumat (17/7/2026).

Benturan tersebut membuat korban terpental ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, korban kemudian tertabrak sebuah mobil Toyota Agya yang melaju dari arah selatan menuju utara.

"Akibat benturan tersebut, korban diduga terpental ke jalur berlawanan dan selanjutnya terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil Toyota Agya yang melaju dari arah selatan ke utara," jelasnya.

Korban Meninggal di RSUP Dr. Sardjito

Akibat kecelakaan itu, korban mengalami cedera kepala, patah tulang di dua bagian tubuh, serta luka lecet di sejumlah bagian. Korban sempat dievakuasi ke RSUP Dr. Sardjito untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

"Korban meninggal dunia saat menjalani penanganan medis di RSUP Dr. Sardjito. Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengemudi kendaraan yang diduga terlibat pada benturan awal dalam kejadian tersebut," jelasnya.

Sementara itu, pengemudi Toyota Agya berinisial AF (23), laki-laki asal Bekasi, bersama penumpangnya SN (53), perempuan asal Bekasi, tidak mengalami luka. Mobil yang mereka tumpangi mengalami kerusakan pada bemper depan sebelah kanan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp2 juta.

Polisi Cari Rekaman CCTV

Hingga kini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman masih melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi untuk mengungkap kronologi secara utuh.

Polisi juga belum menyimpulkan adanya dugaan tabrak lari karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Saat ini penyidik masih mendalami kronologi kejadian, termasuk terkait keberadaan pengemudi pada benturan pertama setelah kecelakaan. Kami belum dapat menyimpulkan adanya dugaan tabrak lari sebelum proses penyelidikan selesai," ujarnya.

Untuk memperkuat penyelidikan, polisi kini menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

"Sementara ini penyidik masih mencari CCTV terjelas di sekitar lokasi kejadian," lanjut Argo.

Polresta Sleman mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintas di kawasan yang ramai aktivitas masyarakat, serta mengutamakan keselamatan pejalan kaki. Masyarakat yang menyeberang jalan juga diminta memanfaatkan fasilitas penyeberangan dan memastikan kondisi lalu lintas aman sebelum melintas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online