Macet di Gamping! Ini Jalur Alternatif Hindari Kirab Saparan Bekakak

Jumali
Jumali Jum'at, 17 Juli 2026 07:57 WIB
Macet di Gamping! Ini Jalur Alternatif Hindari Kirab Saparan Bekakak

Suasana upacara adat Saparan Bekekak/ Pemkab Sleman


Harianjogja.com, JOGJA— Kemeriahan tradisi Saparan Bekakak 2026 yang digelar hari ini, Jumat (17/7/2026), di Kapanewon Gamping, Sleman, dipastikan akan berdampak pada arus lalu lintas di sekitarnya. Kepolisian Resor Sleman melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) memberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Wates untuk memastikan kelancaran prosesi kirab dan keselamatan para pengguna jalan. Masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau untuk mencari jalur alternatif sejak dini.

Pengalihan arus lalu lintas akan berlaku mulai pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB. Ruas jalan yang terdampak adalah Jalan Wates Km 4,5 hingga Km 6, tepatnya dari Simpang Pelem Gurih hingga Simpang Depok Ambarketawang. Selama periode ini, arus kendaraan dari kedua arah akan dialihkan untuk memberi ruang bagi prosesi kirab yang menjadi puncak acara Saparan Bekakak. Informasi ini disampaikan secara resmi oleh Satlantas Polresta Sleman melalui akun Instagram mereka.

Kemacetan juga diprediksi akan menyebar ke ruas-ruas jalan di sekitar Gamping. Beberapa titik yang berpotensi padat antara lain Jalan Jogja-Wates (Gamping-Sedayu-Simpang 3 Klangon), Jalan Siliwangi atau Ring Road Barat Gamping, Jalan Brawijaya atau Ring Road Selatan Gamping-Kasihan, serta Jalan Godean di wilayah Kapanewon Godean dan Gamping. Kepolisian mengimbau pengendara untuk menghindari titik-titik tersebut dan mencari rute alternatif yang telah disiapkan.

Salah satu yang paling terdampak adalah akses menuju Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Bagi pengendara yang berasal dari Kota Jogja dan hendak menuju bandara, polisi merekomendasikan dua jalur alternatif. Pertama, melalui jalur selatan melewati Jalan Bantul. Rute ini dianggap lebih aman dari kepadatan kirab. Kedua, melalui Simpang 4 Demak Ijo ke arah barat menuju Simpang 4 Gedongan Moyudan, kemudian berbelok ke arah selatan. Rute alternatif ini diharapkan dapat memecah kepadatan dan memastikan para penumpang pesawat tidak terlambat.

Saparan Bekakak sendiri adalah tradisi tahunan masyarakat Gamping yang merupakan bentuk syukur dan tolak bala, yang biasanya ditandai dengan kirab gunungan dan sesaji berupa miniatur rumah-rumahan dari kertas. Acara ini selalu menarik ribuan warga dan wisatawan, sehingga kepadatan lalu lintas menjadi hal yang tak terelakkan. Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan dengan acara tersebut, sangat disarankan untuk menghindari kawasan Gamping selama jam-jam tersebut. Selain itu, pastikan untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online