Geopark Night Specta 8.0 Hadirkan Rekor MURI dan Roy Jeconiah
Geopark Night Specta 8.0 di Nglanggeran digelar 10-11 Juli 2026 dengan target rekor MURI senam Penthol Tembem dan konser Roy Jeconiah.
Warga mengantri mengambil dana Program Keluarga Harapan (PKH). /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul mencatat hingga akhir September ada 272 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) yang mundur dari Program Keluarga Harapan. Adapun alasan pengunduran diri karena merasa sudah mampu sehingga tidak berhak menerima bantuan lagi.
Koordinator PKH Gunungkidul, Herjun Pangaribowo mengatakan, sebanyak 272 keluarga penerima PKH yang mundur merupakan akumulasi dari Januari hingga akhir September lalu. Menurut dia, secara akumulasi jumlah yang mundur bisa lebih banyak karena setiap tahun ada keluarga yang mengembalikan bantuan program.
Meski demikian, Herjun belum bisa memberikan data secara terperinci karena harus melakukan rekapitulasi data secara keseluruhan dari tahun ke tahun. “Datanya ada tapi harus direkap dulu. Yang jelas setiap tahunnya adanya yang mundur dari penerima PKH,” katanya, Senin (5/10/2020).
Menurut dia, jumlah keluarga yang mundur masih masih dapat bertambah. Pasalnya, masih ada waktu sekitar tiga bulan hingga akhir tahun nanti. “Kami berikan apresiasi karena program yang kosong bisa dialihkan untuk keluarga yang lain sehingga bisa tepat sasaran,” katanya.
BACA JUGA: Percaya Dukun, Seorang Janda di Sleman Tertipu Rp300 Juta
Herjun menjelaskan, rata-rata keluarga yang mundur dari program karena merasa telah memiliki kehidupan yang lebih baik. Oleh karenanya bantuan yang harusnya diterima dikembalikan ke pemerintah. “Bantuan memang ditujukan untuk keluarga kurang mampu. Jadi, kalau sudah merasa ada perbaikan ekonomi maka mereka memutuskan mundur dari program ini,” katanya.
Dia menambahkan, kuota penerima PKH di Oktober sebanyak 56.132 keluarga. Untuk pelaksanaan, Herjun mengakui terus melakukan pendampingan terhadap keluarga penerima manfaat. “Penerimaan di setiap keluarga berbeda karena ada beberapa indikator yang jadi penentu. Seperti adanya lansia, ibu hamil hingga jumlah anak yang masih bersekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Geopark Night Specta 8.0 di Nglanggeran digelar 10-11 Juli 2026 dengan target rekor MURI senam Penthol Tembem dan konser Roy Jeconiah.
Volkswagen rencana PHK 100.000 pekerja dan tutup 4 pabrik di Jerman. Serikat pekerja protes. Tekanan tarif AS, margin EV tipis, dan persaingan China paksa restr
Jorge Martin dan Ai Ogura resmi pindah ke Yamaha mulai MotoGP 2027. Martin: "Keputusan terbaik untuk masa depan." Ogura: "Hal baik untuk saya." Tinggalkan April
Norwegia pindah hotel jelang laga vs Inggris di perempat final Piala Dunia 2026 karena kebisingan proyek. Haaland sebut ini pertandingan terbesar. FIFA fasilita
Uni Eropa wajibkan kamera pemantau pengemudi (DMS) di mobil baru mulai 7 Juli 2026. Sistem ADDW deteksi distraksi dan kantuk. AEB canggih juga diwajibkan.
Pakar UGM mengingatkan bahaya heat stroke di tengah suhu panas ekstrem. Kondisi ini dapat merusak fungsi organ dan otak hingga berujung kematian jika terlambat